Minggu, Desember 5, 2021
OLX Auto
More
    Tips10 Hal yang Perlu Diketahui Jika Ingin Menjadi Kolektor Mobil Klasik

    10 Hal yang Perlu Diketahui Jika Ingin Menjadi Kolektor Mobil Klasik

    Tak semua orang doyan mobil baru. Sebaliknya, masih banyak juga orang yang suka dengan mobil klasik atau mobil jadul (jaman dulu) yang usianya bisa lebih dari dari 50 atau 100 tahun.

    Bahkan di Indonesia, orang yang memiliki atau menjadi kolektor mobil jadul jumlahnya sangat banyak. Hal ini juga dibuktikan dengan berdirinya komunitas-komunitas pecinta mobil klasik yang menjamur dan genrenya berbeda-beda mulai dari retro, vintage atau klasik.

    Adapun sebutan mobil bergaya retro dikarenakan mobil tersebut usia produksinya sudah lebih dari 20 tahun, sedangkan vintage lantara usianya lebih dari 40 tahun. Sementara mobil klasifikasi mobil klasik disebutkan minimal usia lebih dari 100 tahun.

    Di luar pembatasan usia mobil berdasarkan genre model dan tahun produksinya, OLXer yang ingin mulai menceburkan diri ikut memiliki atau menjadi kolektor mobil-mobil jadul, bengkel Rotary Bintaro, memberikan tips yang perlu diketahui, antara lain:

    1. Bertanya pada diri sendiri

    Sebelum melakukan persiapan untuk membeli mobil klasik, coba bertanya pada diri sendiri dulu. Apa sih yang menjadi alasan buat kita untuk membeli sebuah mobil antik ini? Apakah hanya sekedar koleksi saja atau justru untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari? Jawaban dari pertanyaan ini akan berpengaruh besar terhadap bagaimana kita merawat mobil antik kita nanti.

    Pertanyaan selanjutnya adalah apakah kita sanggup untuk menjalani hobi ini? Mengoleksi mobil klasik sendiri tentu gampang gampang susah. Perlu adanya dedikasi, ilmu dan juga keuangan yang mencukupi agar hasil yang kita dapat menjadi optimal.

    2. Tentukan mobil apa yang akan dikoleksi

    Sebaiknya jika pengetahuan otomotif kita masih kurang, lebih baik bagi kita untuk mengoleksi mobil klasik yang sudah memiliki komunitas di kota kita.

    Hal ini memudahkan kita terutama dalam hal perawatan. Menentukan mobil yang akan dikoleksi juga akan berpengaruh pada saat kita menyiapkan garasi dan budget.

    3. Riset

    Seperti yang kita ketahui ada beberapa mobil klasik yang justru harga jualnya malah naik daripada tahun saat mobil tersebut diproduksi. Apalagi bila mobil tersebut dirawat dengan baik.

    Karena itu sebaiknya lakukan riset di pasar mobil klasik sebelum kita mengeluarkan uang untuk membeli mobil antik tersebut.

    Untuk risetnya sendiri bisa dilakukan dengan cara bertanya ke komunitas mobil klasik yang terdekat atau bisa mencari forum mengenai mobil klasik di berbagai platform online, termasuk sosial media seperti Facebook atau Instagram.

    4. Pastikan memiliki budget yang mencukupi

    Budget juga perlu diperhatikan, sebab dipastikan mobil jadul butuh modal untuk membeli dan merawatnya. Mungkin OLXer mudah membeli mobil klasik, tapi yang harus dipertimbangkan adalah biaya perawatan untuk kedepannya. Semakin langka mobil yang akan kita beli, semakin mahal juga biaya perawatan dan komponen mobilnya.

    Bila ternyata budget yang kita punya tidak dapat mencukupi biaya mobil klasik yang akan kita beli, maka alangkah baiknya untuk kembali ke langkah awal dan mencari merk mobil antik yang lebih sesuai dengan budget.

    5. Persiapkan tempat untuk menyimpan mobil

    Pada saat membeli mobil klasik, otomatis harus menyiapkan tempat untuk menyimpannya. Oleh karena itu garasi harus cukup luas untuk mengoleksi mobil antik. Jika garasi rumah sendiri sudah tidak mencukupi, maka kita bisa menyewa tempat untuk menyimpan mobil.

    Jika ingin mengakalinya, bisa dengan cara membeli garasi yang luas dengan membangun garasi dengan atap yang tinggi, agar memarkirkan mobil bisa dilakukan secara vertikal dengan menggunakan sistem hidrolik.

    Perlu dicatat, jangan disimpan di tempat lembab karena mencegah komponen mobil yang menjadi berkarat.

    6. Pastikan orisinalitas komponen mobil klasik

    Memiliki mobil klasik wajib menggunakan orisinalitas komponen. Sebab, komponen asli cenderung memberikan performa mobil yang baik. Selain itu menggunakan komponen yang tidak asli bisa saja menimbulkan dampak buruk bagi mobil antik.

    Parahnya, penggunaan komponen tidak asli justru membuat pengeluaran membengkak. Memang harga beli jauh lebih murah, tapi sangat mungkin terjadi justru pengeluaran membengkak dalam perawatan, karena tidak tahan lama atau justru menyebabkan kerusakan pada mesin.

    7. Melakukan test drive

    Tidak jarang ditemukan mobil yang telah dipoles dengan baik namun ketika dinyalakan justru tidak dapat berjalan dengan baik. Hal ini tentu saja merugikan sebagai pembeli baru.

    Karena itu, untuk menghindari kasus seperti ini, usahakan untuk bertemu langsung dengan penjual, kemudian izin untuk melakukan test drive, sebelum sepakat untuk membeli mobil tersebut.

    Dengan melakukan test drive, maka kita dapat menemukan kekurangan yang ada pada mobil tersebut sehingga kemudian hari dapat memodifikasinya.

    8. Bergabunglah dengan komunitas

    Selain bisa mengoleksi mobil antik yang kita sukai, hal yang menyenangkan dari mengoleksi mobil antik adalah bertemu dengan orang-orang yang memiliki hobi yang sama.

    Bergabung dengan komunitas bisa mendapatkan banyak informasi dari komunitas, seperti tips merawat mobil antik, hingga informasi komponen mobil antik yang kadang sulit untuk dicari.

    9. Cobalah untuk mencari metode perawatan yang cocok

    Mobil antik memang sudah berumur bahkan bisa saja sangat tua. Untuk dapat mengembalikan mobil antik kita ke kondisi yang lebih prima tentu saja akan membutuhkan banyak perhatian. Apalagi kalau mobil antik biasanya digunakan buat kegiatan sehari-hari.

    Idealnya, setiap beberapa kilometer, bawa mobil antik ke bengkel untuk melakukan perawatan rutin. Dari situ kita dapat berkonsultasi untuk mencari tahu perawatan rutin seperti apa yang cocok.

    Tidak lupa juga, perhatikan jenis mesin mobil antik yang kita beli. Jenis mobil yang memiliki kapasitas hingga 12 silinder akan memakan biaya perawatan yang cukup tinggi. Hal ini tentu saja akan berbeda jauh kalau mobil antik kita hanya mempunyai kapasitas 4 silinder saja.

    10. Coba untuk dikendarai

    Membiarkan mobil antik diam saja di sudut rumah bukan contoh baik bahkan termasuk hal buruk. Sebaliknya, setelah mempunyai sebuah mobil antik, ajaklah mobil tersebut untuk bepergian. Tidak harus rutin setiap hari, tapi setidaknya seminggu sekali. Tentu saja hal ini juga bagus untuk mobil antik kalau dinyalakan secara rutin.

     

    OLX Auto

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here