3 Cara Mudah Menjaga Performa Mobil Tetap Optimal

0
21

Berbagai cara dilakukan pemilik mobil agar tunggangannya selalu menghasilkan performa yang optimal, namun tetap irit dalam hal bahan bakar, serta lebih ramah lingkungan. 

Nah, ternyata cara menurut Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Bambang Supriyadi, ada tiga cara mudah menjaga performa mobil selalu optimal, yaitu:

1. Gunakan bahan bakar berkualitas

Sebisa mungkin gunakan bahan bakar tanpa timbal dengan pemilihan RON yang telah direkomendasikan. 

Mobil yang telah memenuhi standar emisi EURO 4, maka direkomendasikan penggunaan bahan bakar standar EURO 4. 

Hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan performa yang terbaik, selain itu juga menggunakan bahan bakar dengan RON yang tepat dapat menjaga kebersihan ruang bakar mesin dan dan turut menjaga kebersihan lingkungan dari polusi.

2. Terapkan teknik mengemudi Eco-driving

Sebelum berkendara tidak memerlukan pemanasan mesin yang lama. Hanya saja tunggu beberapa saat sampai semua lampu indikator di meter kombinasi padam.

Selain itu pastika RPM stabil baru hidupkan AC, lalu jangan lupa atur suhu AC ideal di ruang kabin, kemudian hindari akselerasi dan pengereman mendadak.

OLXer juga harus tahu, kalau berkendara sebisa mungkin sehalus mungkin, kemudian jaga perpindahan gigi sesuai dengan torsi diperlukan, dengan range RPM di putaran 2.000-3000 (beberapa tipe kendaraan sudah dilengkapi lampu Eco-Indikator untuk membantu pengemudi supaya lebih efisien).

Jaga jarak dengan kendaraan lain juga sangat penting, kemudian gunakan engine brake untuk deselerasi di jalan menurun atau sebelum tikungan. OLXer jangan lupa, gunakan momentum akselerasi saat di jalan menanjak, kemudian matikan mesin dan buka jendela secukupnya untuk sirkulasi udara ketika sedang menunggu dalam jangka waktu lama di dalam mobil.

3. Hindari penggunaan zat aditif

OLXer juga perlu menghindari pengggunaan zat aditif pada bahan bakar yang dijual di pasaran. Pada umumnya zat aditif ini ditawarkan dengan tujuan meningkatkan nilai oktan untuk meningkatkan performa mesin dan mengurangi knocking, tetapi zat aditif ini dapat mengandung bahan kimia yang tidak sesuai dengan kondisi mobil.

Bahkan dalam jangka waktu tertentu dapat menyebabkan kerusakan pada tangki bensin, fuel pump dan mesin, juga dapat mengacaukan sistem kontrol emisi, sehingga emisi gas buang yang dihasilkan mobil tidak memenuhi regulasi standar.

“Sahabat juga dapat memastikan kendaraannya agar selalu dalam kondisi prima dengan melakukan service rutin di bengkel resmi Daihatsu terdekat,” jelas Bambang. 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here