Selasa, Desember 7, 2021
OLX Auto
More
    InformasiJasa & Keuangan300 SPBU Pertamina Bandung Raya Sudah Bisa Melayani Pembayaran Non Tunai

    300 SPBU Pertamina Bandung Raya Sudah Bisa Melayani Pembayaran Non Tunai

    PT Pertamina (Persero) memperluas layanan transaksi pembayaran melalui metode non tunai di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah Bandung Raya dan Priangan Timur, baik melalui penyediaan kanal pembayaran Electronic Data Capture (EDC) kartu kredit/debit, maupun melalui aplikasi MyPertamina.

    “Dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Non Tunai atau GNNT yang dicanangkan Bank Indonesia dan Pemerintah, Pertamina terus mendorong konsumen di SPBU wilayah Bandung Raya dan Priangan Timur untuk bertransaksi melalui metode non tunai. Hal ini sekaligus upaya Perseroan menekan potensi penyebaran Covid-19 melalui media uang kertas yang berpindah dari satu orang ke orang lain,” jelas Eko Kristiawan, Unit Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat dalam keterangan tertulis, Minggu (31/1/2021).

    Ini merupakan upaya mitigasi risiko penularan Covid-19, serta meningkatkan efisiensi, keamanan dan kenyamanan transaksi pembayaran, dengan memberikan layanan transaksi nontunai melalui aplikasi MyPertamina yang bisa diakses di lebih dari 300 SPBU di wilayah Bandung Raya (Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang), serta Priangan Timur (Garut, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran).

    Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat Herawanto, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap Pertamina atas upaya untuk terus mendorong dan memperluas layanan transaksi non tunai di wilayah Jawa Barat. Upaya yang dilakukan Pertamina ini menjadi salah satu terobosan penting untuk menyambut Pekan Ekonomi Digital 2021 yang digagas oleh Bank Indonesia. 

    Herawanto menambahkan, selain menekan potensi penularan Covid-19, dengan transaksi non tunai, masyarakat akan terhindar dari adanya uang palsu dan risiko kejahatan.

    “Bagi SPBU sendiri, penggunaan non-tunai akan membantu layanan secara lebih efisien, cepat, praktis dan nyaman, karena tidak perlu menyiapkan uang kembalian dan mengurangi biaya pengelolaan uang tunai secara signifikan. Seluruh penerimaan dan pengeluaran langsung tercatat di sistem dan tentu saja mengurangi potensi kebocoran serta menurunkan potensi risiko dari tindak kriminal,” ujarnya. 

    Ke depan, Bank Indonesia berharap Pertamina dapat terus memperluas kanal dan instrumen pembayaran non tunai. Selain aplikasi MyPertamina dan mesin EDC kartu kredit/debit, juga menggunakan kanal pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang bersifat inklusif.

     “Kami turut mengapresiasi masyarakat di 11 Kota/Kabupaten Bandung Raya dan Priangan Timur yang mulai beralih bertransaksi dengan metode non tunai di SPBU. Semoga masyarakat dapat terus merasakan efisiensi, keamanan dan kenyamanan bertransaksi melalui metode non tunai,” ungkap Eko.

    Selain metode non tunai memberikan keamanan dalam bertransaksi di masa pandemi, Pertamina turut memberikan harga lebih hemat bagi konsumen yang melakukan pembelian produk bahan bakar berkualitas seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex dengan pembayaran melalui aplikasi MyPertamina.

    “Untuk konsumen setia yang bertransaksi melalui aplikasi MyPertamina, bisa lebih hemat 100 rupiah untuk setiap liternya. Promo berlaku mulai 1 Februari hingga 31 Maret 2021, di SPBU Pertamina yang sudah terkoneksi dengan aplikasi MyPertamina di seluruh Indonesia,” jelas Eko.

    “Konsumen dapat dengan mudah mengunduh aplikasi MyPertamina di Google Playstore maupun App Store. Untuk daftar SPBU yang sudah terhubung dengan MyPertamina dapat dilihat di website https://mypertamina.id/spbu/” pungkasnya.

    OLX Auto

    Berita Terpopuler

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here