Minggu, Juni 26, 2022
More
    Tips4 Cara Aman Hijaber Mengendarai Sepeda Motor

    4 Cara Aman Hijaber Mengendarai Sepeda Motor

    Bagi wanita muslim, menutup aurat wajib hukumnya. Apalagi saat sedang keluar rumah atau bepergian ke suatu tempat. Tak terkecuali saat mengendarai sepeda motor.

    Ya, menutup aurat dengan mengenakan hijab saat mengendarai sepeda motor tentunya sah-sah saja. Setidaknya OLXer yang merupakan hijaber tetap bisa menjunjung akidah sesuai syariat ketika menunggangi si kuda besi.

    Hanya saja, saat mengendarai sepeda motor, sudah seharusnya Anda tetap berhati-hati pada gas dibetot. Sebab, kasus kecelakaan yang disebabkan pengendara wanita yang berpakaian panjang atau gamis mengalami terlilit rantai atau roda masih saja terjadi.

    Oleh karena itu, situs Wahana Honda menjelaskan setidaknya ada empat trik aman yang bisa OLXer diadopsi untuk para hijaber saat mengendarai sepeda motor. Tentu saja ini akan tetap membuat Anda tetap cantik, tanpa merusak mode berpakaian yang sesuai dengan aturan. Berikut empat cara yang bisa kaum hawa lakukan, yaitu:

    1. Perhatikan panjang hijab yang digunakan

    Memperhatikan panjang hijab perlu dilakukan. Sebab, hijab yang panjang berpotensi beberapa bagiannya terjaring rantai atau ban dan velg. 

    Oleh karena itu, sebaiknya ketika memakai hijab Panjang lebih baik di jepit, ikat atau diduduki selama berkendara. Jika panjangnya tidak melewati jok motor maka tidak perlu dijepit.

    2. Selalu perhatikan spion

    Saat mengendarai sepeda motor, sudah sewajarnya untuk berhati-hati, termasuk melihat ke belakang menggunakan pion motor, apakah ada mobil di samping atau di belakang. 

     Hal ini berfungsi untuk melihat laju pengendara lain sambil memperhatikan pakaian dan jilbab Anda apakah terurai terkena hempasan angin atau tidak.

    3. Sesuaikan dengan motor yang dipakai

    Jika Anda menggunakan hijab yang lebar maka sebaiknya motor yang dipakai adalah matik. Karena motor jenis ini memiliki bodi yang lebih tertutup jika dibandingkan dengan motor bebek atau motor gede. 

    Bagian yang tertutup pada motor matic bisa digunakan untuk menahan angin sehingga pakaian gamis dan hijab Anda tertahan.

    4. Sesuaikan kecepatan dan tidak memakai hijab sebagai pelindung

    Sudah sebaiknya menyesuaikan kecepatan ketika melaju agar tidak menyebabkan jilbab menjadi terurai ketika terkena angin. 

    Selanjutnya tidak memakai jilbab tersebut sebagai pelindung tangan agar tak terkena sinar matahari. Hal ini tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan jilbab Anda menjadi tertarik. Hal ini akan mengganggu kenyamanan ketika berkendara.

    Nah, itulah tips berkendara motor untuk hijaber yang perlu diperhatikan oleh muslimah di Indonesia. Tips di atas sangat bermanfaat karena dapat membuat Anda merasa aman dan nyaman ketika berkendara namun tidak menghalangi diri untuk melaksanakan syariat agama.

     

    Baca juga  Sistem Penggerak Roda 4WD dan AWD, Apa Bedanya?

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here