Rabu, Januari 26, 2022
More
    Berita4 Hal yang Perlu Diperhatikan Agar Aman Bermanuver di Jalan

    4 Hal yang Perlu Diperhatikan Agar Aman Bermanuver di Jalan

    Sudah jadi hal biasa pengemudi bermanuver ketika di jalan raya. Hanya saja untuk melakukan manuver harus mempertimbangkan faktor keamanan dan keselamatan.

    Seperti diketahui, manuver dalam berkendara merupakan reaksi pengemudi ketika melakukan tindakan seperti zig-zag, selap selip, pengereman mendadak, berbelok, dan kondisi khusus lainnya.

    Hal ini juga diungkapkan Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana. Kata dia, manuver dibagi menjadi dua kategori, yaitu manuver ekstrim, dan manuver aman.

    “Manuver ekstrim dapat berdampak buruk ketika pengemudi tidak dapat mengontrol kendaraannya dan berujung terjadinya selip,”

    Sedangkan manuver aman, lanjut Sony, dimana pengemudi selalu dalam kontrol emosi yang stabil dan dengan penuh tanggung jawab.

    Kata Sony, dalam berkendara pengemudi dihadapkan pada kondisi yang cenderung nyaman, dan tidak memperhitungkan resiko bahaya, sehingga kadang dapat menurunkan tingkat kewaspadaan dan ketidaksiapan dalam mengantisipasi.

    Untuk mengantisipasi hal ini, pengendara membutuhkan skill dalam mengontrol kendaraan dan menguasai emosi secara benar dan tepat.

    Teknik Manuver

    Mengemudi
    Ilustrasi pengemudi sedang mengendalikn lingkar kemudi. (Shutterstock)

    Setidaknya ada empat hal utama dalam mendukung Manuver Aman, yaitu Operational (Driving technic), Seat position (Ergonomis & dinamis), Pergerakan/kecepatan (lingkungan), dan Track area (Lurus, Jumping & tikungan).

    Nah, mau tahu penjelasannya? Berikut ulasannya

    1. Operational (driving technic)

    Pada sisi Operational (driving technic), merupakan dasar atau cara seseorang mengemudi, dan paham dalam melakukan operasional pada kendaraannya secara benar.

    Biasanya selalu melakukan deselerasi atau cover brake di situasi yang mengharuskan pengemudi bermanuver secara halus yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan kendaraan.

    2. Seat Position (Ergonomis & Dinamis)

    Untuk Seat Position (Ergonomis & Dinamis) dimana ketika kendaraan bermanuver, pastikan posisi duduk pengemudi sudah benar lewat 3C  yaitu Control, Communication, Comfort.

    Nah, posisi duduk yang benar sebaiknya punggung menempel di sandaran jok, posisi tangan terhadap stir kemudi, dan lainnya. Hl ini penting untuk menjaga keseimbangan kendaraan ketika melakukan manuver di situasi mendadak.

    3. Pergerakan atau Kecepatan

    Ketika berkendara, pergerakan yang selaras dengan kondisi lalu lintas di sekitar sangat penting untuk menghindari resiko kecelakaan tabrakan depan dan belakang.

    Maka dari itu, selalu patuhi aturan kecepatan sesuai dengan rambu lalu lintas dan tentukan lajurnya dengan benar.

    4. Track Area

    Mengemudi jangan sembarang menancap gas dan menginjak pedal rem. Sebaliknya perhatikan juga Track Areas, dan sadari bahwa lebar jalan rata-rata berkisar 3 – 3.5 meter tergantung jenis dan kelas jalan nya.

    Pada jenis jalanan tertentu, umumnya dapat dirasakan kendaraan bergerak dinamis dan dapat dirasakan kondisi kendaraan seperti, roll, pitch, yaw, bounce akibat jalan yang licin dan bergelombang, serta terpaan angin maupun tenaga mesin kendaraan.

    Pastikan kendaraan tetap berada di jalurnya, dan apabila akan mendahului pastikan pengemudi melakukannya dengan memperhatikan rambu-rambu yang memperbolehkan, serta blind spot yang kecil.

    Baca juga  Promo Menggiurkan Mitsubishi di Akhir Tahun, Mau?

    Nah, itulah tips penting saat bermanuver. OLXers juga harus berhati-hati ya saat berkendara. 

    Mau jual mobil? Bisa langsung lakukan di OLX Autos.

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here