Kamis, September 29, 2022
More
    Berita4 Mobil Jepang yang Tidak Dijual Lagi di Indonesia Selama Tahun 2022

    4 Mobil Jepang yang Tidak Dijual Lagi di Indonesia Selama Tahun 2022

    Pasar otomotif Indonesia sering kali dianggap seksi. Hal ini dibuktikan dengan sejumlah brand otomotif kerap meluncurkan berbagai mobil terbaru, ditambah penjualannya laris manis.

    Hanya saja, ternyata tidak semua mobil bernasib sama. Sebab, ada juga yang berujung tragis karena dianggap kurang perform dalam hal penjualan dengan berbagai alasan.

    Nah, di tahun 2022 ternyata ada beberapa mobil yang terpaksa tidak lagi dijual. Padahal, di awal kemunculannya dianggap sangat keren, dan teknologi yang dibenamkan juga canggih.

    OLXers mau tahu mobil apa saja, yuk lihat ulasannya di bawah ini.

    Honda Odyssey

    Honda Odyssey

    Mobil pertama yang tak lagi dijual di Indonesia pada tahun 2022 yaitu Honda Odyssey yang dibawa langsung dari Jepang dengan Completely Built Up (CBU) oleh PT Honda Prospect Motor (HPM).

    Namun pada awal Januari 2022, HPM mengumumkan Honda Odyssey tidak akan lagi dijual di Indonesia. dengan alasan, pabrik Honda di Sayama, Jepang sudah tidak memproduksi lagi mobil yang sudah di impor sejak 2005.

    Honda Odyssey sendiri dibenamkan mesin 2,4 liter, Inline-4, I-VTEC DOHC 16-Valve Drive by Wire, yang menghasilkan daya 175 PS pada 6.200 rpm, dengan torsi maksimal 225 Nm pada 4.000 rpm.

    Mobil ini mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam hitungan 11,3 detik, dan konsumsi bahan bakar diperkirakan sekitar 8,3 hingga 9 km/liter untuk jalanan dalam kota, dan 13,4 km/liter untuk luar kota.

    Mitsubishi Eclipse Cross

    Mitsubishi Eclipse Cross
    Mitsubishi Eclipse Cross hadir di GIIAS 2019.

    Hadir sebagai pendatang baru di gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, Mitsubishi Eclipse Cross langsung menyedot perhatian publik.

    Namun sayang, mobil bergaya crossover yang diboyong PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales (MMKSI) dalam bentuk CBU di awal Maret 2022 diputuskan tidak lagi dijual, karena alasan krisis komponen chip semikonduktor.

    Diketahui mobil yang pernah menyabet penghargaan Car of The Year di Jepang dan mendapat skor bintang lima dari ASEAN NCAP dibenamkan mesin 1.5 L Turbo MIVEC, 4 silinder, 16-valve, DOHC plus turbocharger dan intercooler yang mampu menghasilkan daya 160 Tk pada 5.500 rpm dan torsi mencapai 250 Nm pada 1.800 rpm hingga 4.500 rpm.

    Dengan mesin ini,  mobil tersebut mampu berakselerasi dari 0-100 km/ jam hanya dalam waktu 9,3 detik, dan sanggup melesat hingga 200 km/ jam.

    Di atas kertas, Mitsubishi Eclipse Cross ini konsumsi bahan bakar rata-rata mencapai 14,9 km per liter dengan kapasitas tangki bahan bakar 63 liter.

    Toyota C-HR (Bensin)

    Toyota C-HR bensin 1

    Mobil Toyota yang sempat booming di Indonesia adalah Toyota C-HR yang meluncur pada tahun 2018. Kala itu, Toyota C-HR masih mengusung mesin combustion engine (bensin).

    Selang satu tahun, atau pada tahun 2019, muncul Toyota C-HR versi hybrid dengan tampilan lebih segar daripada model C-HR bensin.

    Nah, pada Maret tahun 2022, Toyota C-HR versi bensin terendus tak lagi dipajang di situs resmi toyota.astra.co.id. Usut punya usut, hal tersebut dikarenakan penjualan C-HR versi bensin sangat kecil.

    Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada tahun 2021, wholesales (penjualan pabrik ke dealer) C-HR Hybrid tembus 157 unit, sedangkan CH-R bensin cuma 23 unit.

    Nah, pada Januari 2022, Toyota C-HR hybrid terjual sebanyak 7 unit, sedangkan CH-R bensin tidak ada sama sekali. Alhasil, Toyota memutuskan ingin fokus menjual C-HR versi hybrid untuk pasar nasional.

    Toyota C-HR bensin dibekali dengan mesin berkode 2ZR-FBE dengan spesifikasi 4-silinder segaris, DOHC, 16 katup, Dual VVT-i berkapasitas 1.798 cc, yang mampu memuntahkan tenaga 139 dk pada 6.400 rpm dan torsi maksimal 140 Nm pada 4.200 rpm.

    Toyota Corolla Cross (bensin)

    Toyota Corolla

    Toyota Corolla Cross versi bensin juga bernasib sama dengan Toyota C-HR bensin. Mobil ini tak lagi dipajang di situs resmi toyota.astra.co.id pada awal tahun 2022.

    Alhasil Toyota Corolla Cross disebut tak lagi dijual karena penjualannya tergolong kecil. Selain itu, Toyota beralasan ingin fokus memasarkan Corolla Cross hybrid.

    Berdasarkan data Gaikindo tahun 2022, wholesales Corolla Cross versi bensin pada Januari-Februari nihil. Sementara untuk Corolla Cross versi hybrid mencapai 24 unit.

    Sebelumnya pada tahun 2021, Toyota Corolla Cross bensin hanya 215 unit, sedangkan versi hybrid tembus 1.304 unit.

    Untuk spesifikasi mesin, Corolla Cross 1.8 versi Gasoline menggendong mesin bensin 1.8L berkode 2ZR-FE. Mesin itu mampu memuntahkan tenaga hingga 140 PS/6.400 rpm dan torsi maksimal 171,6 Nm/4.000 rpm.

    Nah, OLXers yang ternyata belum sempat membeli mobil di atas dengan kondisi baru, bisa juga membelinya dengan status bekas.

    Jika ingin punya mobil bekas, tidak ada salahnya lihat langsung di OLX Autos.

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here