Minggu, Desember 5, 2021
OLX Auto
More
    Tips4 Penyebab Kampas Rem Mobil Cepat Aus

    4 Penyebab Kampas Rem Mobil Cepat Aus

    Sistem pengereman pada sebuah kendaraan wajib hukumnya untuk dilakukan perawatan. Hal ini dikarenakan keberadaan rem menjadi bagian penting pada sebuah mobil atau sepeda motor, hingga kendaraan besar

    Tanpa rem, kendaraan tidak memiliki komponen keselamatan wajib. Sebab, jika tidak ada rem bukan tak mungkin kecelakaan akan lebih sering terjadi, lantaran pengemudi tak bisa mengurangi atau menghentikan laju kendaraan seperti yang diinginkan.

    Jenis rem

    rem tromol shutterstock
    Ilustrasi bentuk jenis rem tromol sebuah mobil. (Shutterstock) 

    Seperti diketahui rem sendiri ada dua jenis yang sering kita temukan di sebuah kendaraan, yaitu rem tromol dan cakram. Rem tromol memang lebih dahulu ada dibandingkan dengan cakram, bahkan rem cakram juga disebut sebagai penyempurnaan dalam pengereman. Akan tetapi kedua jenis rem juga memiliki kekurangan dan kelebihan. Meskipun rem cakram dianggap lebih kuat, tetapi tromol tak lantas hilang.

    Sebaliknya, rem tromol masih digunakan karena memiliki permukaan lebih lebar, dan biasanya dipakai jenis kendaraan besar dan berat, seperti bus dan truk. Karena dengan permukaannya yang luas, akan menimbulkan gesekan lebih kuat, sehingga mampu menghentikan laju roda kendaraan besar.

    Sementara, rem cakram biasanya digunakan pada kendaraan lebih kecil, seperti sepeda motor dan juga mobil. Meskipun permukaan rem cakram lebih kecil, namun kampas pada rem lebih tebal, sehingga gesekan yang dihasilkan lebih kuat, dan mampu menghentikan kendaraan lebih baik.

    Penyebab kampas rem cepat habis

    Ilustrasi ngebut
    Ilustrasi sebuah mobil dipacu dengan kecepatan tinggi. (Shutterstock)

    Nah, jika membahas soal sistem pengereman jenis tromol atau cakram, pada dasarnya terdapat komponen yang memiliki peran penting, yaitu kampas rem. Hanya saja kampas rem perlu dilakukan pengecekan karena komponen ini harus diganti secara berkala.

    Adapun kampas rem bisa lebih cepat habis, sehingga membuat kantong jebol lantaran harus selalu membeli yang baru. Jika tidak diganti, bukan tak mungkin beresiko terjadi rem blong dan kecelakaan.

    Nah berikut ini ada beberapa penyebab kampas rem cepat habis, antara lain:

    1. Ugal-ugalan alias ngebut

    Untuk membuat kampas rem awet, pengendara dilarang memacu kecepatan tinggi apalagi ugal-ugalan. Sebab, sebuah mobil bergerak menggunakan energi kinetik. Semakin tinggi kecepatannya, semakin tinggi energi kinetiknya.

    Nah, jika lebih banyak energi kinetik, berarti lebih banyak keausan karena saat melakukan pengereman, kampas rem akan bekerja lebih ekstra agar laju mobil benar-benar terhenti.

    2. Membawa beban berat

    Mungkin sebagian orang ingin membawa barang dalam jumlah banyak saat berkendara bisa menghemat waktu. Namun jika melebihi batas daya angkut seperti yang disarankan pabrikan, maka tanpa disadari hal itu justru akan sangat berbahaya.

    Nah, hal ini juga berpengaruh ketika hendak melakukan pengereman, karena semakin berat mobil ketika melaju, maka beban kerja rem, dalam hal ini kampas rem jadi beroperasi lebih ekstra untuk menghentikan kendaraan.

    3. Menginjak gas dan rem bersamaan

    Untuk mobil dengan transmisi matik, memang ada dua pedal di bagian bawah, yaitu gas dan rem. Namun sebaiknya jangan menginjak kedua pedal secara bersamaan.

    Ya, hal ini beresiko bukan hanya pengereman atau kampas rem aus saja, lantara terjadi gesekan ekstra, tetapi bisa juga merusak transmisi matik karena kopling saat itu masih berputar.

    4. Berhenti mendadak

    Adanya sistem pengereman memang untuk menghentikan laju kendaraan. Akan tetapi sebaiknya saat melakukan pengereman hindari secara mendadak saat memang ingin berhenti. Jika hal ini sering dilakukan, maka bukan tak mungkin beberapa komponen akan bermasalah seperti kampas rem, kaliper rem hingga kebocoran minyak rem.

    Sebaiknya, jika memang kita ingin berhenti maka lepaskan peda gas secara perlahan terlebih dahulu, kemudian biarkan mobil bergerak sendirinya, lalu injak pedal rem secara perlahan.  

    Selain itu, jika sering melakukan pengereman secara mendadak maka hal itu akan membuat konsumsi bahan bakar jadi lebih boros. Lantaran untuk memacu kendaraan lebih cepat dibutuhkan bahan bakar yang lebih banyak, sedangkan jika dilakukan pengereman selalu mendadak hal itu akan membuat bahan bakar mubazir.

    Ciri kampas rem aus

    Sejatinya jika kampas rem aus atau mengalami masalah, maka akan muncul beberapa tanda yang bisa OLXer ketahui, seperti:

    1. Terdengar bunyi

    Hal pertama jadi ciri kampas rem bermasalah yaitu muncul bunyi decitan karena terjadi gesekan antara material besi pada system kampas dan beberapa komponen pengereman.

    2. Bau terbakar

    Tanda kampas rem bermasalah bisa juga muncul bau terbakar. Ya, ini karena telah terjadi gesekan membuat komponen panas, sehingga muncul  bau terbakar.

    3. Pengereman lebih dalam

    Terakhir, tanda kampas rem bermasalah adalah ketika hendak menginjak rem atau menarik rem terasa lebih dalam. Hal ini dikarenakan permukaan kampas rem sudah mulai menipis, sehingga kampas rem lebih sulit menggigit dan tidak keset.

    Nah, jika sudah ada tanda-tanda tersebut sebaiknya kampas rem cepat diganti agar tidak menimbulkan kerusakkan pada komponen lain, serta menghindari terjadinya kecelakaan.

     

    OLX Auto

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here