Rabu, Desember 8, 2021
OLX Auto
More
    Tips5 Alasan Tak Perlu Isi BBM Sampai Full Tank Apalagi Meluber

    5 Alasan Tak Perlu Isi BBM Sampai Full Tank Apalagi Meluber

    Pengemudi mobil atau motor kerap mengisi bahan bakar minyak (BBM) secara full tank atau sampai terisi penuh. Bahkan tak sedikit saat melakukan pengisian, BBM sampai meluber hingga keluar.

    Nah, ternyata isi BBM sampai full tank sampai meluber tak boleh dilakukan. Ehm, kenapa begitu ya?

    Usut punya usut, menurut berbagai sumber, ternyata isi BBM sampai full tank apalagi meluber tidak disarankan karena berbagai alasan, antara lain;

    1. BBM di dalam tangki membutuhkan ruang udara agar tidak mengendap. Hal ini karena BBM bisa menguap.

    Namun perlu dicatat, setiap tangki BBM memiliki lubang yang dapat mengurangi tekanan. Hal ini pula dapat membantu ketika terjadi perubahan dari cairan menjadi udara atau gas. Karena itu, ketika mengisi BBM ada baiknya sampai terdengar bunyi ‘Plop’ .

    2.  BBM yang meluber dari mulut tangki bisa menempel di bodi mobil atau motor. Hal ini disebut akan membuat bagian cat body pudar atau rusak.

    Nah, jika BBM meluber ada baiknya segera dibersihkan. Bisa juga dengan cara di lap.

    3.  BBM yang meluber keluar tentu saja akan membuat OLXer rugi. Sebab, sisa BBM keluar tersebut harus tetap dibayar.

    Biasanya BBM yang mengucur dari mulut tangki SPBU, padahal minyak akan terhisap kembali ke dispenser atau nozzle.

    4.  BBM yang meluber akan terjadi penguapan, sehingga gas atau udara yang keluar akan menyumbang polusi udara.

    Ya, jika meluber tentunya saja baunya akan tercium. Pasalnya ada juga beberapa orang yang tak menyukai bau BBM.

    5.  Karena isi BBM sampai meluber, maka hal itu berpotensi terjadinya kebakaran. Pasalnya, BBM sangat cepat tersulut api.

    Karena itu, ketika meluber dan menyentuh tanah atau lantai ada baiknya langsung di lap ya OLXer. (Her)

    OLX Auto

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here