Rabu, Juni 29, 2022
More
    Berita5 Negara Asia Ini Bikin Ekspor Suzuki XL7 Naik Signifikan

    5 Negara Asia Ini Bikin Ekspor Suzuki XL7 Naik Signifikan

    Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) merilis data ekspor mobil CBU (Completely Built Up) berbagai merek kendaraan dari Indonesia ke luar negeri untuk periode Januari hingga April 2022.

    Selama empat bulan pertama di tahun ini, angka ekspor CBU unit kendaraan yang diproduksi di Indonesia mencapai angka 131.941 unit.

    Dan jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, angka tersebut tercatat naik hingga 28,6%. 

    Hal ini tentunya menjadi sinyal positif dari pertumbuhan industri otomotif nasional yang perlahan tapi pasti mengalami recovery usai melewati badai pandemi.

    Suzuki menjadi salah satu merek kendaraan yang ikut berkontribusi dalam hal peningkatan pengiriman kendaraan secara utuh buatan Indonesia ke berbagai belahan dunia.

    Baca Juga : Pemerintah Ingin Produk Otomotif Buatan Indonesia Diekspor ke berbagai Negara

    Ekspor Suzuki
    Suzuki XL7 Alpha FF yang meluncur di ajang IIMS 2022 (Foto: Z)

    Lewat empat modelnya yang memang merupakan langganan ekspor, All New Ertiga, XL7 dan New Carry Pick Up dan APV, PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) selaku produsen kendaraan Suzuki di Tanah Air mencatatkan peningkatan ekspor sebesar 17%. 

    Peningkatan tersebut didominasi model LSUV Suzuki XL7 dengan kontribusi 30% serta menguasai 16,4% dari total ekspor mobil Suzuki. 

    Diikuti oleh model APV dengan peningkatan 26%, kemudian All New Ertiga dan New Carry Pick Up masing-masing naik 14% jika dibandingkan angka ekspor periode Januari-April 2021.

    “Peningkatan penjualan ekspor yang positif ini menunjukkan bahwa XL7 terus menjadi mobil impian bagi pelanggan setia Suzuki sejak pertama diluncurkan,” terang Wijananto Jati Pradono, Production Planning Control Assistant to Dept. Head PT SIM mengomentari peningkatan angka ekspor Suzuki lewat sebuah siaran pers beberapa waktu lalu.

    Lebih jauh ia menjelaskan bahwa Vietnam, Filipina, Meksiko, Thailand, dan Taiwan adalah 5 negara yang paling banyak memesan XL7. 

    Sedangkan untuk CKD atau Completely Knocked Down, Suzuki berhasil mencatatkan peningkatan ekspor hingga 22% dengan kontribusi Karimun Wagon R sebesar 23,6%. 

    Sehingga total ekspor Suzuki periode Januari-April 2022, CBU maupun CKD naik hingga 20%.

    “Suzuki berkomitmen untuk menghadirkan produk berkualitas untuk memenuhi segala kebutuhan konsumen, termasuk konsumen global, melalui jalur ekspor. Kami harap dengan meningkatnya kinerja ekspor Suzuki Indonesia yang mayoritas produknya merupakan buatan Indonesia dapat memberikan kontribusi positif dan berdampak baik terhadap perekonomian dan industri otomotif di Indonesia,” pungkas Wijananto.

    Sepanjang tahun 2022, Suzuki sudah melakukan ekspor ke 51 negara yang tersebar di Asia, Timur Tengah, Amerika Selatan, Oseania, hingga Afrika, melalui pelabuhan Patimban maupun Tanjung Priok.

    #PilihYangPasti mobil Suzuki XL7 bekas berkualitas DISINI!

    Baca juga  Lolos Mudik ke Kampung Halaman, Jangan Harap Mudah Kembali ke Jakarta

    Berita Terpopuler

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here