Senin, Desember 6, 2021
OLX Auto
More
    Tips5 Perangkat Agar Mobil Aman dari Pencurian

    5 Perangkat Agar Mobil Aman dari Pencurian

    Pencurian mobil memang tidak hanya karena ada niat dari pelaku, tapi bisa karena ada kesempatan. Bahkan aksi pencurian mobil tak hanya ada di Indonesia saja, tetapi negara-negara maju seperti Amerika hingga Eropa juga masih terjadi.

    Bahkan tingginya aksi pencurian di masing-masing negara, membuat pabrikan otomotif menghadirkan beberapa perangkat keamanan yang dianggap mampu memberikan pencegahan agar terhindar dari pencurian.

    Nah, mau tau apa saja perangkat keamanan yang bisa mengurangi resiko terjadinya pencurian, berikut ulasannya:

    1.  Alarm

    Alarm jadi salah satu fitur standar keamanan yang sudah jamak diterapkan pada sebuah mobil terbaru. Ya, alarm memang mampu mengeluarkan suara yang sangat keras, sehingga pencuri akan kabur ketakutan.

    Suara yang keluar dari alarm mobil sendiri karena menggunakan sensor yang sangat sensitif di titik tertentu ketika terjadi getaran. Bahkan saat ini akibat suara petir, maka alarm akan berbunyi.

    Ya, walaupun penggunaan alarm tidak ada jaminan mobil pasti aman, namun setidaknya hal ini bisa berfungsi sebagai pencegahan pertama.

    2.  Immobilizer

    Fitur Immobilizer pada sebuah mobil saat ini semakin banyak diterapkan, karena dianggap cukup efektif mencegah aksi pencurian. Bagaimana tidak, sejatinya cara kerja Immobilizer karena pada bagian anak kunci atau remote kunci bawaan pabrikan sudah dilengkapi chip transponder.

    Ya, chip transponder ini akan mengeluarkan kode berupa sinyal gelombang ke Electronic Control Unit (ECU) atau Powertrain Control Unit (PCM). Alhasil, jika tidak menggunakan kunci asli, maka tidak akan ada proses pengiriman kode pada ECU atau PCM, sehingga mesin mobil tidak akan hidup.

    3.  Keyless Entry

    Fitur Keyless Entry ini mirip dengan Immobilizer. Hanya saja, kebanyakan mobil yang menggunakan Keyless Entry, sudah tidak menggunakan anak kunci atau mampu menghidupkan mobil dari jarak jauh.

    Dengan fitur ini pula OLXer tak perlu menggunakan anak kunci, karena cukup menekan tombol start/stop. Fitur Keyless Entry memanfaatkan bantuan gelombang radio pada frekuensi tertentu.

    Selain menyalakan mesin, fitur Keyless Entry bisa berfungsi untuk membuka dan mengunci pintu, bagasi, naik turun jendela, atau bisa juga mengaktifkan dan menonaktifkan alarm mobil.

    4. Tracking System atau GPS

    Satu fitur yang cukup canggih yaitu Tracking System atau Global Positioning System (GPS). Fitur ini memang cukup opsional hanya mobil-mobil tertentu dengan banderol mahal. Namun begitu, GPS juga banyak tersedia di aftermarket dengan harga yang relatif bervariasi.

    Adapun fungsi dari GPS ini bukan tidak seperti fitur-fitur lainnya yang mampu berpotensi membuat pencuri enggan menggasak mobil. Sebab, GPS justru akan sangat berguna jika mobil sudah terjadi pencurian.

    Ya, dengan adanya GPS, maka mobil yang dicuri bisa terdeteksi. Hal ini karena mobil yang memiliki GPS akan memanfaatkan jaringan Global Navigation Satellite System (GNSS), dan menggunakan sinyal gelombang mikro.

    Dengan cara ini pula, pemilik mobil dapat mengeceknya melalui smartphone. Oia, dengan GPS, OLXer juga dapat mengetahui informasi tak hanya lokasi mobil, tetapi juga kecepatan, waktu dan arah tujuan mobil di bawa.

    5.  Kunci Setir

    Selain fitur keamanan yang dibuat pabrikan cukup canggih, OLXer juga perlu menggunakan kunci stir sebagai cara pencegahan mobil digondol maling. Setidaknya, dengan adanya kunci stir, pelaku secara sadar bahwa pemilik mobil yang jadi target buruan nya akan mengurungkan niat mencuri karena mobil sudah dilengkapi pengamanan.

    Nah, itulah beberapa perangkat keamanan dan cara kerjanya. Akan tetapi, OLXer perlu tekankan, untuk selalu berhati-hati ketika mengemudi, dan hendak memarkirkan mobilnya.

    Selain itu, OLXer juga wajib untuk selalu mengunci mobil ya!

    OLX Auto

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here