Wow, Angkot di Jakarta Bakal Pakai AC, GPS dan CCTV

0
48

News.OLX.co.id – Sarana transportasi umum jenis angkot (angkutan kota) dianggap banyak orang tidak nyaman karena panas dan cukup berdempet-dempetan kalau diisi dengan kapasitas full. 

Apalagi sejak datangnya pandemi, orang semakin khawatir untuk bepergian menggunakan jasa angkot, sehingga moda transportasi dalam kota yang satu ini cukup terhantam dari sisi pendapatannya.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta mencatat, selama pandemi jumlah penumpang harian angkutan umum di DKI Jakarta turun hingga 58,44%.

Upaya untuk menggairahkan kembali minat masyarakat dalam menggunakan angkot, Suzuki bersama JakLingko melakukan inovasi dengan menghadirkan angkot berfasilitas AC agar penumpang menjadi jauh lebih nyaman di dalam angkutan tersebut.

“Program angkot AC ini adalah lanjutan dan merupakan upgrade dari program angkot regular JakLingko saat ini. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencanangkan program angkot AC agar meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang, karena didukung teknologi yang lebih mutakhir seperti AC double-blower, GPS, LED Trayek, dan CCTV. Program ini merupakan salah satu bagian dari program integrasi transportasi di Jakarta,” terang Donny Saputra, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales dalam siaran pers, Senin (31/5/2021).

Target Suzuki dan JakLingko, angkot AC ini sudah bisa beroperasional pada semester kedua tahun 2021. 

Angkot AC

Kegiatan Show & Trial unit sudah dilaksanakan pada 14 April lalu, dihadiri Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersama dengan Bidang Angkutan Jalan, perwakilan PT Transjakarta, perwakilan Suzuki Indonesia, serta Ketua Koperasi Wahana Kalpika (KWK) dan pengurusnya sebagai organisasi yang mewadahi para pengusaha angkot.

“Kami berharap kerjasama yang baik antara Suzuki dan JakLingko, serta seluruh pihak yang terlibat dapat membuahkan hasil yang baik juga. Program angkot AC ini memang bertujuan untuk mengutamakan kenyamanan penumpang dan menarik kembali minat pengguna setelah sempat mengalami penurunan persentase pengguna karena dampak pandemi COVID-19 lalu,” tutup Donny.

Tentunya selama pandemi masih berlangsung, operasional angkot AC ini tetap menerapkan protokol kesehatan berupa pembatasan jumlah penumpang, serta melakukan desinfeksi unit yang beroperasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here