OLX News Logo
Menu Icon OLX News Logo Search Icon
OLX News Logo Close Icon

Home /  Tips /  10 Cara Agar Wanita Aman Berkendara Sepeda Motor



10 Cara Agar Wanita Aman Berkendara Sepeda Motor

23 Jul 2021

Ilustrasi seorang rider wanita bernama Desy Cahyaningrum yang gemar touring dengan sepeda motor. (Yamaha)

Melakukan mobilitas dengan mengendarai sepeda motor tidak hanya dilakukan oleh para pria saja. Sebaliknya, kaum Hawa juga demikian, memiliki kesibukan yang bermacam-macam.

Hanya saja, saat ini banyak kabar seperti di media sosial yang  menyebut, jika wanita apalagi ‘emak-emak’ mengendarai sepeda motor, mereka layaknya penguasa jalanan. 

Bagaimana tidak banyak kasus pengendara yang kerap pasang sein kanan, namun belok kiri. Selain itu, ada juga yang tak taat aturan lalu lintas, seperti tidak mau pakai helm, sampai berhenti mendadak dan sembarangan.

Adanya kasus pengendara wanita ini membuat Yamaha Riding Academy (YRA) Yamaha Jawa Tengah-Yogyakarta  melakukan pelatihan dan memberikan pengetahuan akan berkendara yang aman.

Menurut Johannes BMS, Chief Yamaha Jawa Tengah-Yogyakarta, dengan banyaknya pengendara motor wanita, mereka pun perlu menerapkan safety riding.

“Panduannya diberikan oleh tim Yamaha Riding Academy, ada sejumlah poin yang perlu diperhatikan. Kami harapkan dapat ikut mendukung keselamatan berkendara yang sangat penting saat riding di jalanan,” ungkap Johannes dalam keteranganya.

Nah, ladies mau tahu panduan safety riding, berikut ulasannya:         

1. Pakai safety gear yang lengkap, bahan nyaman dan ukuran yang pas agar tubuh terlindungi dengan baik. Sejatinya, berkendara tidak hanya sekedar keahlian, sebab perlengkapan yang digunakan bisa sangat mendukung keamanan, kenyamanan.

Gunakan juga sarung tangan untuk berkendara sepeda motor dan hindari menggunakan sarung tangan satamo, agar pergerakan tangan lebih maksimal. Dengan menggunakan sarung tangan, selain menghindari cuaca dingin atau panas, hal ini bisa melindungi atau mengurangi cidera tangan jika terjatuh

2. Hindari menggunakan rok (pendek atau ketat). Sebaiknya gunakan celana panjang atau rok panjang agar dapat melindungi kaki dengan maksimal. Rok ketat terkadang menyulitkan kaki Ketika saat ingin berhenti. Belum lagi, penggunanya kerap risih jika rok yang dikenakan naik ke atas. Alhasil mereka jadi hilang konsentrasi.

3. Hindari membawa tas di samping atau handbag agar tidak tersangkut kendaraan lain. Hal ini memang sering terjadi Ketika hendak menyalip. Belum lagi, tali tas kerap melorot sehingga sangat mengganggu konsentrasi.

4. Gunakan sepatu dengan alas rata atau sepatu sport. Hindari sepatu berhak tinggi agar tidak mengganggu keseimbangan saat berhenti.

5. Gunakan lampu sein sesuai peruntukannya dengan tepat agar tidak membingungkan pengendara lain.

6. Saat membonceng anak-anak, pastikan anak menggunakan safety gear yag lengkap. Posisikan anak ada di belakang pengendara, hindari membawa anak balita sendirian karena balita belum bisa menggunakan safety gear yang lengkap.

7. Bagi hijabers disarankan menggunakan jaket agar kerudung tidak berkibar dan menutupi lampu belakang.

8. Pilih jalan yang aman, hindari jalan ramai seperti banyak truck dan pengendara yang berkendara kencang.

9. Konsentrasi dan jaga emosi.

10. Selalu patuhi rambu-rambu dan peraturan lalu lintas.

Herdi Muhardi
Herdi Muhardi

Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.



Berita Terkait



Baca Juga