OLX News Logo
Menu Icon OLX News Logo Search Icon
OLX News Logo Close Icon

Home /  Tips /  4 Bagian Mobil yang Sering Mengalami Kebocoran Saat Hujan



4 Bagian Mobil yang Sering Mengalami Kebocoran Saat Hujan

08 Oct 2020

Ilustrasi hujan menempel di kaca jendela. (Shutterstock)

Meski sudah merasa rajin melakukan perawatan mobil, namun tidak jarang ada saja masalah yang timbul. Apalagi saat hujan turun, kabin mobil kerap tiba-tiba menjadi basah dan juga bau.

Tentu saja, jika hal ini terjadi OLXer harus cepat-cepat menemukan sumber masalah. Sebab, walau air hanya masuk satu atau dua tetes, maka hal tersebut lama kelamaan dapat menyebabkan kerusakan seperti panel berbahan logam, karpet, hingga komponen elektronik. 

Usut punya usut, jika kabin mobil basah dan bau saat hujan, dipastikan ada kebocoran, maka ada beberapa titik pada bagian mobil yang menjadi penyebabnya, antara lain:

1. Karet Pintu

Karet pintu jadi bagian pada mobil yang kerap lupa dilakukan perawatan. Padahal, yang namanya karet bisa mengalami getas.

Belum lagi, efek karena pintu selalu dibanting membuat karet jadi keras dan tidak elastis, sehingga lama kelamaan bisa menjadi aus.

2. Karet kaca jendela

Pada bagian kaca jendela juga memiliki karet. Nah, karet jendela ini sama seperti karet pintu bisa juga getas, keras dan tidak elastis. Alhasil, ketika hujan turun maka air bisa masuk melalui celah-celah kecil. 

Biasanya hal ini terjadi pada mobil lama atau mobil yang tak pernah dilakukan pergantian pada bagian karetnya. 

Oia, karet kaca jendela ini ada di berbagai sisi, mulai dari depan, samping dan belakang.

3. AC 

AC juga kerap mengalami masalah saat turun hujan. Bahkan tetesan air walau hanya sedikit, namun lama kelamaan bisa mengganggu. Nah, kebocoran pada AC biasanya karena selang AC bocor lantaran aus sehingga udara dingin yang disalurkan tidak berjalan dengan baik.

4. Karat

Jika OLXer merasa bagian alas kerap lembab dan basah, maka pastikan cek di sekitar titik pada bagian tersebut. 

Adapun jika tak ada karet-karet yang getas, biasanya air masuk karena bagian pada mobil mengalami karat. Alhasil, air masuk melalui celah-celah logam berkarat yang sudah rapuh.

 

Herdi Muhardi
Herdi Muhardi

Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.



Berita Terkait



Baca Juga