OLX News Logo
Menu Icon OLX News Logo Search Icon
OLX News Logo Close Icon

Home /  Tips /  4 Bagian Sepeda Motor yang Dianggap Tidak Penting, Tapi Ternyata Bermanfaat



4 Bagian Sepeda Motor yang Dianggap Tidak Penting, Tapi Ternyata Bermanfaat

11 Oct 2021

Ilustrasi sepeda motor yang banyak digunakan di Indonesia. (Istimewa)

Bagi sejumlah orang, sepeda motor jadi alat transportasi yang sangat bermanfaat, karena mampu menunjang berbagai aktivitas. Ya, sepeda memang lebih ringkas dan mudah untuk dikendarai di berbagai medan.

Bahkan perawatan sepeda motor juga dianggap lebih mudah jika dibandingkan dengan mobil, karena komponen si kuda besi cenderung lebih sedikit jumlahnya.

Kendati demikian, tak banyak orang tahu soal jenis dan manfaat komponen yang menempel pada sepeda motor mereka. Maka dari itu pemilik motor kerap mengabaikan fungsinya.

Nah, berikut ini setidaknya ada empat komponen sepeda motor yang kerap dianggap tidak penting, sehingga jarang dilakukan perawatan. Padahal, jika dibiarkan atau dilepas komponen tersebut justru sangat beresiko.

Mau tahu apa saja komponen yang dimaksud, berikut daftarnya seperti dilansir Wahana Honda;

1. Jalu Stang / Bar-End

Jalu stang atau yang juga disebut bar-end adalah komponen yang berada di ujung kanan dan kiri kanan stang sepeda motor.

Walaupun bentuknya kecil, tapi tanpa komponen ini mampu jadi kendali sepeda motor. Pasalnya, fungsi jalu stang ini tak lain sebagai balancer yaitu penyeimbang di tuas kemudi pada sepeda motor.

Selain itu, jalu stang juga mempunyai fungsi untuk mengurangi getaran yang muncul di kemudi motor. Jadi jika dilepas, OLXer akan lebih merasakan getaran pada stang kemudi.

Terutama jika motor yang dipakai adalah motor sport. Dengan adanya jalu stang, resiko kecelakaan dipastikan akan berkurang.

2. Seal Shockbreaker

Komponen yang satu ini pasti jarang diperhatikan pemilik sepeda motor. Ya, Seal shockbreaker biasanya baru diperhatikan ketika oli shock sudah terlihat merembes ke berbagai titik.

Sebenarnya ketika cuaca sering hujan, OLXer harus lebih rajin membersihkan bagian shockbreaker dari sisa-sisa pasir yang menempel. Karena jika tidak dibersihkan, maka suatu saat membuat seal dari shockbreaker bocor dan ujung-ujungnya dilakukan penggantian.

Seal shock yang bocor wajib segera diganti. Jika terlalu lama justru akan cepat habis oli ada di dalam tabung shockbreaker.

Jangan biarkan seal shock ini bermasalah, apalagi bagian shock depan sudah mengeluarkan bunyi. Sebab, jika itu terjadi maka yang harus dilakukan adalah mengganti as shockbreaker karena sudah aus.

3. Minyak Rem

Salah satu hal penting tapi jarang di-notice oleh pemotor lainnya adalah minyak rem. Padahal jika dilihat dari fungsinya, minyak rem adalah salah satu hal yang paling penting yang ada di sebuah sepeda motor.

Selain memberikan pelumasan pada logam saat bergesekan, minyak rem juga berfungsi sebagai penyalur tenaga hidrolik pada sebuah sistem pengereman.

Kondisi minyak rem ini wajib banget untuk dicek secara rutin. Jangan sampai kondisi minyak rem yang jadi tidak layak sehingga membuat laju kendaraan jadi tak terhenti alias rem blong.

4. Behel / Planger Motor

Behel atau plunger pada motor biasanya sering dicopot dengan alasan bikin orang yang dibonceng tidak nyaman. Padahal fungsi dari behel ini juga sebagai penyeimbang untuk orang – orang yang dibonceng.

Dengan adanya behel, maka yang di bonceng jadi bisa berpegangan. Alhasil, sebagai driver bisa dengan nyaman untuk melakukan manuver.

Selain itu, planger atau behel dari motor ini fungsinya sebagai pelindung dari stoplamp belakang jika sedang membawa barang bawaan yang di ikat ke belakang. Alhasil, stoplamp aman dari benturan barang.

Nah, itu tadi beberapa part – part kecil yang mungkin sering dipakai pada sepeda motor, tapi kerap dilupakan manfaatnya.

 

Herdi Muhardi
Herdi Muhardi

Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.



Berita Terkait



Baca Juga