Copied to clipboard!

Ilustrasi menjual mobil. (Shutterstock)



TIPS

4 Cara Aman Menjual Mobil Saat Pandemi Virus Corona

Author : Herdi Muhardi

20 May 2020


Sejumlah tempat yang mengundang banyak orang datang ditutup sementara, termasuk dealer-dealer mobil bekas. Hal ini semata-mata guna mengurangi penyebaran virus corona yang melanda negeri ini dan juga negara lainnya. 

Di tengah masa krisis ini pula, tak sedikit dari masyarakat yang sangat membutuhkan uang. Alhasil menjual aset seperti menjual mobil menjadi jalan pintas.

Namun OLXer harus tau, jika ingin menjual mobil secara cepat memang bisa langsung ke tempat jual beli atau showroom mobil bekas. Akan tetapi, perlu diketahui karena kondisi saat ini banyak orang yang menjual mobil namun permintaan pasar menurun, alhasil jika menjual mobil ke dealer maka siap-siap harganya akan turun drastis.

Langkah yang baik memang menjualnya sendiri. Tetapi, OLXer harus ekstra sabar. Nah, jika OLXer ingin menjual mobil saat kondisi pandemi seperti saat ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tetap meminimalisir resiko terinfeksi virus corona, berikut caranya.

1. Jual Secara Online

Jualan secara online memang kini sedang tren, tak terkecuali menjual mobil selagi masa pandemi. Tapi tentu saja meski menjual secara online, sudah pasti ujung-ujungnya akan offline juga alias bertemu sang pembeli.

2. Manfaatkan Aplikasi 

Jika sudah menawarkan secara online, ada baiknya OLXer memanfaatkan beragam aplikasi penunjang yang saat ini sering digunakan ketika pandemi.

Ya, sebaiknya OLXer menawarkan room tour secara virtual dengan menggunakan smartphone yang sudah memiliki aplikasi seperti Facetime, Skype, Zoom, atau layanan video call pada Whatsapp.

Dengan aplikasi OLXer bisa membuka pertanyaan kepada calon pembeli.

3. Rekam dan Unggah ke Media Sosial

Situs media sosial yang bisa memposting sebuah video seperti Youtube, Instagram atau Twitter juga bisa berguna lho untuk jualan. Ya, OLXer bisa melakukan test drive dan sembari mengulas kurang lebih mobil secara virtual dengan membuat video dokumenter.

Setidaknya, manfaatkan kamera atau smartphone untuk merekam, dan hasilnya bisa diunggah di media sosial. Jika perlu, datangkan orang ahli atau pihak ketiga untuk inspeksi dan tunjukan laporan riwayat kendaraan kepada konsumen.

4. Buat Aturan Jika Konsumen Ingin Test Drive

Bukan tak mungkin calon pembeli tetap ingin melihat langsung wujud mobil incarannya. Tentu saja, setelah itu mereka ingin melakukan test drive.

Oleh karena itu, sebaiknya lakukan pedoman physical distancing dan lengkapi OLXer dan calon pembeli dengan menggunakan masker atau penutup wajah transparan.

Selain itu gunakan sarung tangan karena mungkin saja beberapa bagian akan disentuh oleh calon konsumen. Jika sudah dilakukan test drive, maka sebaiknya dibersihkan kembali beberapa titik yang kemungkinan sudah tersentuh calon konsumen.