OLX News Logo
Menu Icon OLX News Logo Search Icon
OLX News Logo Close Icon

Home /  Tips /  4 Cara Mudah Merawat Mesin Turbo Toyota Raize dan Daihatsu Rocky



4 Cara Mudah Merawat Mesin Turbo Toyota Raize dan Daihatsu Rocky

02 May 2021

Ilustrasi Toyota Raize dan mesin 1.0 liter plus turbo. (Toyota)

Toyota dan Daihatsu akhirnya menghadirkan produk paling baru untuk pasar otomotif nasional berupa Raize dan Rocky. Ya, kedua mobil yang mengusung segmen Sport Utility Vehicle (SUV) sudah dibenamkan mesin 1.0 liter, 3 silinder, dan juga plus turbo.

Bicara soal mesin turbo, memang saat ini mobil yang telah dipasang turbo tidak begitu banyak beredar di pasaran di Indonesia. Padahal, dengan mesin turbo maka performa mobil akan lebih mumpuni baik dalam hal meningkatkan tenaga hingga menjadikan konsumsi bahan bahan bakar jadi irit.

Lantas bagaimana dengan perawatan mesin turbo, apakah berbeda dengan mesin pada umumnya?

“Sebenarnya perawatan mesin ini tidaklah serepot yang dibayangkan sepanjang pelanggan rutin menjalankan servis berkala sesuai rekomendasi,” tulis keterangan pihak Auto2000.

Toyota Raize
Toyota Raize

Nah, OLXer yang memang sedang mengincar mobil bermesin turbo atau memang ingin membeli Toyota Raize atau Daihatsu Rocky, berikut beberapa cara tips perawatannya:

1. Pelajari buku manual kendaraan

Buku manual kendaraan berisi panduan tertulis dan gambar dalam bentuk ilustrasi sederhana dan mudah dipahami. Buku manual berisi informasi penting seperti garansi, keselamatan kendaraan, instruksi instalasi, identifikasi masalah, instruksi pengaturan, spesifikasi produk serta instruksi perawatan dan pemecahan masalah.

Nah, dengan membaca buku manual, ini tahapan awal OLXer dapat mempelajari cara merawat dan memperlakukan mobil turbo yang benar.

2. Gunakan bahan bakar yang tepat

Mesin turbo membutuhkan bahan bakar dengan nilai oktan tinggi mengingat rasio kompresi ketika pembakaran sangat tinggi. Asupan bahan bakar yang tidak tepat, seperti nilai oktan di bawah rekomendasi, akan membuat pembakaran tidak berlangsung sempurna yang membuatnya kehilangan tenaga dan menyebabkan knocking atau ngelitik.

Dalam jangka panjang jika diabaikan bisa merusak mesin. Kondisi ini juga akan menghasilkan residu pada gas buang yang akan menempel di turbin jika didiamkan akan merusak komponen turbo.

3. Perhatikan kondisi oli mesin

Komponen turbo mendapatkan pelumasan dari oli yang sama dengan oli yang dipakai untuk melumasi komponen mesin. Mengingat kinerja turbo yang terbilang berat karena sanggup berputar hingga 25.000 – 30.000 rpm, wajib digunakan oli yang sesuai kebutuhan untuk memastikannya tetap bekerja dengan baik dan menjaga daya tahan turbo.

Gunakan oli yang sesuai rekomendasi pabrikan dan rutin menggantinya waktu servis berkala.

4. Ganti filter udara secara berkala sesuai buku pedoman service

Turbo menghisap udara dari luar untuk dimampatkan ke dalam ruang bakar mesin. Selalu perhatikan kondisi filter udara untuk memastikannya bekerja optimal menyaring kotoran supaya tidak ikut terbawa.

Segera ganti kalau filter udara terlalu kotor karena akan menghambat aliran udara dan jangan dibersihkan karena akan membuat elemennya rusak mengingat kuatnya dorongan turbo. Sama dengan oli mesin, pastikan untuk selalu mengganti saringan udara sesuai ketentuan waktu servis berkala di bengkel resmi.

 

 

Herdi Muhardi
Herdi Muhardi

Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.



Berita Terkait



Baca Juga