OLX News Logo
Menu Icon OLX News Logo Search Icon
OLX News Logo Close Icon

Home /  Tips /  4 Cara yang Harus Dilakukan Untuk Merawat Motor Injeksi



4 Cara yang Harus Dilakukan Untuk Merawat Motor Injeksi

28 May 2021

Ilustrasi seorang mekanik bengkel sepeda motor Honda sedang melakukan pengecekan pada motor matik Honda Genio. (Honda Astra Motor)

Sepeda motor dengan teknologi injeksi masih menjadi tren di saat ini. Teknologi injeksi sendiri disebut-sebut menggantikan kepopuleran sepeda motor dengan sistem pembakaran karburator.

Ya, sepeda motor dengan teknologi injeksi disebut-sebut memiliki kelebihan, seperti pembakaran menjadi lebih sempurna, konsumsi bahan bakar lebih irit,  tidak perlu repot untuk melakukan penyetelan, serta sangat mudah untuk dilakukan servis.

Namun begitu, seperti dilansir Wahana Honda, merawat sepeda motor merupakan keharusan agar sepeda motor tetap awet dan selalu prima. 

Hanya saja, tak dapat dipungkiri jika sepeda motor injeksi sangat mengandalkan injector untuk suplai bahan bakar kendaraan ke mesin. Karena itu, sepeda motor injeksi memerlukan perawatan yang sedikit berbeda jika dibandingkan sepeda motor karburator.

Nah, OLXer yang kini memiliki sepeda motor dengan teknologi injeksi, sebaiknya ketahui beberapa hal berikut ini agar tetap terawat.

1. Rawat pompa bahan bakar

Pompa bahan bakar injeksi berperan penting terhadap kinerja mesin motor kesayangan. Pasalnya pompa ini yang akan menentukan suplai bahan bakar ke mesin. 

Perawatan pompa bahan bakar ini dilakukan saat jarak tempuh kendaraan sudah sejauh 5.000km. Perawatan pompa dapat dilakukan dengan menghidupkan mesin kendaraan, lalu dengarkan dengan seksama apakah di dalam tangki bensin terdengar suara mendesis. 

Jika terdengar suara mendesis, itu berarti Filter Fuel Pump menggantung. Perawatan filter pump yang menggantung cukup mudah, yaitu dengan cara menguras tangki bensin, lalu mengisinya lagi sampai penuh. Dengan demikian, filter pump kembali berfungsi dengan baik.

2. Bersihkan selang saluran bahan bakar

Injektor berfungsi memompa bahan bakar ke mesin dengan tekanan tinggi sehingga mesin menghasilkan tenaga mantap, tapi tetap irit bahan bakar. Proses memompa ini secara otomatis telah diatur oleh piranti yang bernama Electronic Control Unit (ECU). 

Ya, sistem kerja ECU ini yang akan menentukan boros tidaknya konsumsi bahan bakar motor. Kinerja ECU didukung penuh oleh selang saluran bensin. Rutin memakai sepeda motor biasanya akan berimbas pada selang yang tersumbat timbal bahan bakar.

Nah, timbal bahan bakar muncul karena pada dasarnya bensin memang mengandung timbal yang berbeda-beda. Semakin rendah oktan bahan bakar maka semakin banyak timbal yang terkandung. Untuk membersihkan selang bahan bakar, OLXer harus sering-sering cek untuk menghindari mogok di jalan.  

3. Periksa rutin busi 

Busi memiliki fungsi untuk mematikkan api yang kemudian disambar dengan bensin sehingga menghasilkan pengapian pada sepeda motormu. Pada awal pembakaran ini percikan api dari busi dan sambaran bensin harus bersamaan. 

Oleh karenanya busi harus selalu dalam kondisi yang baik. Jika percikan api dari busi tidak lancar alias tersendat, bensin hanya akan terbuang sia-sia dan proses pembakaran tidak akan bisa bekerja dengan baik. Hal yang perlu diperhatikan adalah kutub busi yang harus selalu dalam keadaan kering dan tidak ada jelaga sehingga pengapian yang dihasilkan akan lebih maksimal. 

4. Periksa filter udara

Untuk urusan filter udara, sebaiknya bersihkan setiap kali servis atau setelah pemakaian 2.000 km. Caranya dengan melepas filter udara, lalu menyemprotnya dengan angin bertekanan tinggi. Dengan begitu filter udara akan kembali bersih dan siap untuk digunakan kembali.

Nah, OLXer inovasi di atas ternyata menciptakan sebuah kesederhanaan yang dapat dilakukan untuk merawat motor injeksi. Oh iya, cara sederhana tersebut juga bisa OLXer lakukan sendiri di rumah, seperti merawat saluran bahan bakar ke mesin, pengapian serta saluran pembuangan maka motor akan selalu dalam kondisi prima.

 

 

Herdi Muhardi
Herdi Muhardi

Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.



Berita Terkait



Baca Juga