OLX News Logo
Menu Icon OLX News Logo Search Icon
OLX News Logo Close Icon

Home /  Tips /  4 Hal Dianggap Sepele Jadi Penyebab Ban Mobil atau Sepeda Motor Benjol



4 Hal Dianggap Sepele Jadi Penyebab Ban Mobil atau Sepeda Motor Benjol

04 Aug 2020

Ilustrasi dua orang wanita sedang mencoba membuka dan pasang ban mobil. (Shutterstock)

Pemilik mobil harus sering melakukan berbagai pengecekan pada tunggangannya. Tak terkecuali pada bagian ban. Tak sekadar mengecek tekanan ban, OLXer juga harus jeli memeriksa kondisi atau bentuk ban itu sendiri.

Kenapa? Pada dasarnya, selain masalah kurang tekanan angin atau kebotakan, ban  juga bisa saja mengalami benjolan khususnya pada dinding jenis ban tubeless.

Nah, benjolan pada ban tak bisa anggap remeh, pasalnya jika hal tersebut terjadi tak bisa diperbaiki. Selain itu, benjolan tersebut berpotensi mengakibatkan ban pecah.

Perlu dicatat ban benjol bukan terjadi secara tiba-tiba, tetapi ada beberapa penyebabnya, antara lain:

1.  Kurang atau Kelebihan Tekanan Udara

Jika kurang tekanan udara pada ban, maka apabila dinding ban menghantam benda keras seperti batu, lubang atau trotoar, kemungkinan yang terjadi ada benang ban terputus.

Nah, apabila benang putus, maka penahan dinding ban menjadi rapuh, alhasil ketika diisi udara, tekanan di dalam ban akan memberikan tekanan sehingga akan pada bagian terluar terlihat benjol.

Selain kurang, tekanan udara berlebihan juga bisa menyebabkan ban benjol. Pasalnya, angin yang berlebihan bisa membuat permukaan ban muncul benjolan.

Oleh karena itu, sebaiknya isi tekanan udara pada ban sesuai dengan petunjuk di buku manual. Selain itu, gunakan alat ukur angin yang saat ini sudah banyak tersedia di sejumlah toko aksesoris kendaraan, supermarket atau jual beli online.

2.  Ban Botak

Sama seperti manusia, ban juga ada usianya. Bahkan tidak hanya sering digunakan, apabila mobil disimpan begitu saja sampai kempes dan tanpa dilakukan rotasi maka ban akan mengalami masalah.

Apalagi jika ban sudah mengalami kebotakan namun tetap digunakan untuk mobilitas. Maka kemungkinan besar ban resiko terjadi benjolan pada permukaan sisi lebih besar.

3.  Terlalu Banyak Bawa Barang

Hindari membawa banyak bawa barang. Sebab, jika muatan barang yang dibawa jumlahnya cukup banyak, maka yang terjadi ban harus menahan beban yang berlebihan.

Jika mobil selalu membawa beban yang sangat berat, maka lapisan ban akan bergeser, kemudian tekanan angin masuk ke sela-sela kawat ban. Karena itu, bawalah barang yang benar-benar penting dan yang tidak penting bisa ditinggalkan.

4. Bekas Tambalan

Ban benjol juga bisa disebabkan karena terdapat tambalan ban. Ya, ketika melakukan penambalan, bisanya dilakukan penusukan ban untuk memperbesar lubang. Nah, ketika hal itu terjadi, kemungkinan ada benang atau kawat ban terputus.

Lama kelamaan, bekas tambalan tadi bisa saja menjadi benjol atau justru bolongan bekas tambahan memberikan kesempatan udara masuk lewat sela-sela.

 

Herdi Muhardi
Herdi Muhardi

None



Berita Terkait



Baca Juga