OLX News Logo
Menu Icon OLX News Logo Search Icon
OLX News Logo Close Icon

Home /  Berita /  4 Hal yang Buat Teknologi Baterai Mobil Listrik Hyundai Diklaim Aman



4 Hal yang Buat Teknologi Baterai Mobil Listrik Hyundai Diklaim Aman

16 Nov 2020

Hyundai Ioniq dan Hyundai Kona Electric. (Hyundai)

Hyundai Indonesia kini merubah imej produknya menjadi lebih modern. Salah satunya dengan menawarkan mobil listrik murni Hyundai Ioniq dan Kona Electric yang harganya lebih terjangkau daripada mobil listrik BMW.

Adapun jika ada yang menanyakan bagaimana nasib mobil listrik Hyundai mogok di tengah jalan, maka tak perlu khawatir. Sebab Hyundai punya fasilitas  Roadside Assistance, selama masa garansi. Perlu dicatat layanan ini tidak berlaku untuk force majeure atau kecelakaan.

Tidak hanya itu, untuk masalah baterai, berdasarkan situs Hyundai, mobil listrik Hyundai Ioniq dan Kona Electric dilengkapi baterai berbahan dasar Lithium Ion Polymer.

Hanya saja, meski jenis baterainya sama, namun baterai Ioniq electric mempunyai kapasitas  38, 3 kWh dan Kona electric lebih besar yaitu 39,2 kWh yang berpadu berkapasitas 38,3 kWh yang dipadukan dengan motor listrik.

Oia, ternyata teknologi baterai pada mobil listrik Hyundai diklaim sangat aman, karena mempunyai empat langkah pengamanan. OLXer mau tau apa saja? Berikut ulasannya:

Pertama, pada bagian luar menggunakan desain khusus dengan bentuk rigid cell architecture dengan bagian pemisah berlapis keramik yang mampu menahan benturan di bagian inti.

Kedua, baterai mobil listrik Hyundai dilengkapi dengan vehicle cooperative control yang langsung terhubung pada bagian motor listrik, sehingga sangat responsif apabila terjadi korsleting akibat tegangan tinggi.

Ketiga, adanya fitur active protection pada sistem manajemen baterai dapat mencegah hal yang tidak diinginkan pada saat pengisian daya, jika terdeteksi ada yang tidak sesuai pada baterai maka sistem ini langsung mematikan aliran listrik.

Keempat, mobil listrik Hyundai ini juga dilengkapi dengan regenerative brake system yang memungkinkan baterai dapat mengisi ulang secara mandiri dengan memanfaatkan daya kinetik saat terjadi pengereman.

“Penggunaan baterai yang tahan lama dengan garansi baterai selama delapan tahun atau 160.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu,” tulis Hyundai.

 

Herdi Muhardi
Herdi Muhardi

None



Berita Terkait



Baca Juga