OLX News Logo
Menu Icon OLX News Logo Search Icon
OLX News Logo Close Icon

Home /  Tips /  4 Karet di Mobil Ini Sangat Penting Untuk Dicek Apalagi Saat Hujan



4 Karet di Mobil Ini Sangat Penting Untuk Dicek Apalagi Saat Hujan

15 May 2020

Ilustrasi karet kaca jendela getas. (Velimir Zeland/shutterstock)

Memiliki sebuah mobil ternyata belum tentu mengetahui seluk beluk cara perawatannya. Terkadang, mereka hanya pasrah dan mengandalkan ilmu yang dimiliki para mekanik di bengkel.

Nah berkaca dari kasus tersebut, jika OLXer tak mengetahui soal teknik mesin mobil, setidaknya tau beberapa hal yang penting untuk diperhatikan.

Ya, salah satunya adalah pada bagian karet-karet atau seal. Biasanya, pemilik mobil tak acuh soal karet-karet yang menempel pada bagian mobil.

Namun seperti dilansir situs Hyundai Indonesia, mulai sekarang jangan lupa jika sebuah karet punya peranan yang nggak kalah penting dari peranti lainnya.

Lantas karet apa yang dimaksud? Ya, Karet tersebut tersebar di seluruh bagian mobil, mulai dari eksterior hingga interior. Kalau sampai getas alias kaku, siap-siap kebocoran.

Adapun karet yang perlu dicek yaitu terdapat pada bagian jendela. Bayangkan jika karet ini kaku atau rusak, air hujan ataupun kotoran pasti akan masuk ke dalam sela-sela tersebut.

Agar karet tidak getas, biasakan untuk menyemprotkan cairan khusus, yang memiliki manfaat bagi karet di mobil agar tidak mudah getas dan kering.

Selain karet jendela, karet yang perlu dicek lainnya terdapat pada bagian atap, lalu karet kaca depan, serta karet pada engsel pintu.

Perlu OLXer ketahui, karet-karet ini perlu dilakukan pengecekan secara periodic atau setidaknya satu atau dua minggu sekali, terutama saat cuaca berubah dari panas ke hujan atau sebaliknya.

Sedangkan untuk menghindari karet mobil ini getas, coba untuk tidak terparkir pada area yang terkena sinar matahari langsung. Jika ini dilakukan, bukan tak mungkin karet jadi lebih cepat getas. 

 

Herdi Muhardi
Herdi Muhardi

Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.



Berita Terkait



Baca Juga