TIPS

5 Hal Sepele Penyebab Aki Cepat Soak

14 Aug 2019

Aki jadi sumber listrik bagi setiap kendaraan tak terkecuali mobil. Dengan keberadaan aki maka hal ini dapat memenuhi semua perangkat elektronik yang dipasangkan di mobil.

Namun begitu, ada baiknya aki digunakan senormal mungkin. Sebab jika digunakan berlebihan maka bisa mengalami masalah secara tiba-tiba seperti cepat tekor atau soak.

Nah, jika mengalami masalah tersebut, ternyata akar permasalahanya bukan hanya soal kualitas aki, tetapi bisa saja disebabkan hal sepele.

Berikut ini beberapa hal sepele yang bisa membuat aki cepat soak:

1. Penggunaan berlebihan

Banyak perangkat di dalam mobil memerlukan sumber listrik, seperti lampu-lampu, audio, sampai klakson.

Nah, jika sejumlah perangkat digunakan secara berlebihan dengan waktu sangat lama maka bukan tak mungkin aki jadi cepat soak.

Penambahan aksesoris yang berlebihan juga bisa menyebabkan aki cepat soak. Nah, jika ingin melakukan modifikasi untuk audio, maka harus diperhatikan pula daya yang dibutuhkan.

2. Lupa menonaktifkan

Lupa, kata tersebut sering diungkapkan seseorang jika sudah mengalami suatu hal. Nah, terkadang, pengemudi dan penumpang lupa mematikan perangkat yang menggunakan sumber listrik, seperti halnya lampu utama dan juga lampu kabin.

Jika didiamkan perangkat lampu kabin semalaman saja, bukan tak mungkin aki langsung soak.

3. Ngecas Handphone

Handphone atau smartphone, jadi alat yang sangat dibutuhkan masa kini. Seakan tak mau kehilangan moment dan hal lainnya, mereka tak mau handphonenya mati karena kekurangan daya listrik.

Kehadiran fitur output lighter atau port USB dianggap sebagai penyelamat. Namun begitu, sering mengisi daya baterai dengan output lighter atau port USB juga bisa membuat aki cepat soak.

Selain itu, aki itu sendiri, mengisi daya handphone dengan fitur ini dipercaya dapat merusak perangkat Anda, karena port USB berdaya rendah.

4. Mobil tidak nyala dalam waktu lama

Mobil tidak atau jarang dipakai bukan berarti mobil akan selalu sehat. Terlebih tidak dipanaskan mesinnya.  Pada dasarnya, mobil yang tidak dinyalakan, namun pada bagian aki tetap menyuplai listrik ke beberapa titik meski daya yang digunakan sangat kecil, seperti halnya sensor alarm dan model alarm.

Karena itu, jika memang tak ingin memakai dan mendiamkan mobil dalam waktu lama, ada baiknya mencabut terminal aki.

5. Tidak melakukan pengecekan aki

Perawatan aki memang perlu dilakukan. Jika masih menggunakan aki basah, ada baiknya selalu mengecek cairan yang ada dan pastika terisi penuh dan tidak ada kerak.

Selain itu, dengan melakukan berbagai pengecekan maka hal itu mengurangi resiko terjadinya arus pendek yang biasanya karena ada masalah tak terduga pada aliran aki. (Her)