Copied to clipboard!

AC mobil Mercedes-Benz.



TIPS

5 Komponen Pendukung AC Mobil Biar Tetap Dingin

Author : Herdi Muhardi

10 Jun 2020


Penyejuk udara atau Air Conditioner (AC) menjadi fitur wajib yang ada pada setiap mobil masa kini. Bagaimana tidak, keberadaan AC bisa memberikan kenyamanan lantaran kabin mobil jadi sejuk, tidak panas, dan tidak membuat pengemudi maupun penumpang kegerahan.

Belum lagi jika turun hujan, adanya AC justru menjadi cara ampuh menghilangkan embun yang menempel di jendela. Sebab, jika ada embun menempel di jendela maka hal tersebut akan berakibat fatal lantara membahayakan visibilitas.

Namun begitu, AC juga bisa mengalami masalah, salah satunya kerap terasa kurang dingin atau sejuk. Namun begitu, OLXer juga harus tau ternyata pada bagian AC memiliki beberapa komponen pendukung sehingga menghasilkan udara sejuk.

Berikut ini beberapa komponen pendukung AC mobil yang bisa membuat kabin tetap dingin seperti dilansir situs Rotary Bintaro, yaitu:

1. Receiver (Filter Dryer)

Filter dryer merupakan salah satu komponen pendukung AC mobil yang diletakkan diantara kondensor sebelum adanya katup ekspansi. Dalam receiver juga ada saringan atau filter yang bisa berfungsi sebagai penyerap kotoran serta air yang terbawa saat bersirkulasi dengan refrigerant. 

Filter ini terpasang pada saluran receiver di bagian dalam. Fungsinya untuk menyaring kotoran yang tidak masuk dalam katup ekspansi. Juga, receiver menjadi tempat penyimpanan refrigerant sementara.

2. Accumulator

Komponen pelengkap yang satu ini seringkali digunakan pada sistem Ac mobil yang memiliki orifice tube sebagai alat penurun dari tekanan refrigerant setelah adanya kondensor. 

Accumulator sendiri fungsinya sebagai alat penampung sementara dari refrigerant cair yang memiliki temperatur rendah dan campuran minyak pelumas dari evaporator. Letaknya ada di antara evaporator sebelum kompresor. Bahan ini juga disimpan dan berupa gas yang dialirkan dari atas accumulator.

3. Minyak Pelumas

Komponen pendukung Ac mobil agar tetap dingin berikutnya adalah minyak pelumas. Oli kompresor berfungsi sebagai pelumas di bagian kompresor yang seringkali bergesekan. Minyak pelumas mampu meredam adanya panas dan juga melancarkan pergerakan bagian kompresor. 

Namun, minyak pelumas yang dibutuhkan harus memenuhi persyaratan seperti struktur kimia yang stabil, tidak merusak bahan tembaga, tidak mengandung air, lilin dan kotoran lainnya.

4. Shaft Seal

Refrigerant dan minyak pelumas memang rentan terhadap kebocoran. Baik ketika kompresor sedang berjalan atau berhenti. Komponen yang bisa membantu kendala tersebut adalah shaft seal. 

Menjadi salah satu komponen pendukung AC mobil agar tetap dingin. Ada dua bagian yaitu shaft seal dan plate seal. Dua jenis ini merupakan mechanical seal dan lip seal. Biasanya kebocoran yang terjadi melalui komponen ini. Shaft seal terdiri dari gelang penahan, ring karbon, plat seal dan juga o-ring.

5. Pipa Refrigerant

Pipa refrigerant AC mobil terbuat dari karet atau pipa elastis dan juga pipa logam yang sudah tahan terhadap tekanan serta temperatur tinggi dan terhadap getaran. 

Bagian dalam pipa logam sendiri memang terbuat dari tembaga dan juga aluminium yang sudah diproses dengan baik. Hasilnya adalah bisa lebih tahan terhadap unsur kimia yang ada dalam refrigerant.