OLX News Logo
Menu Icon OLX News Logo Search Icon
OLX News Logo Close Icon

Home /  Tips /  5 Tanda Motor Anda Dikerjakan Oknum Montir ‘Nakal’



5 Tanda Motor Anda Dikerjakan Oknum Montir ‘Nakal’

06 Oct 2021

Ilustrasi sepeda motor hendak dilakukan pengecekan. (Shutterstock)

Melakukan perawatan sepeda motor dengan cara service rutin memang sudah seharusnya dilakukan. Apalagi, di bengkel resmi, biasanya pengerjaannya sudah sesuai standar seperti yang dianjurkan.

Namun seiring dengan tingginya pengguna sepeda motor, muncul juga berbagai bengkel sepeda motor umum yang bisa dengan mudah kita temui.

Ya, bengkel umum memang kerap dijadikan alternatif bagi para pemilik sepeda motor. Selain mudah dijangkau, biasanya biaya untuk service atau perbaikan motor harganya lebih terjangkau.

Selain itu, bengkel umum juga terkadang menyediakan sparepart dengan kualitas premium atau dinilai lebih bagus daripada sparepart orisinilnya. 

Namun OLXer juga perlu berhati-hati memilih bengkel umum, sebab di bengkel non resmi ini biasanya terdapat oknum montir nakal yang hanya semata-mata mencari keuntungan.

Hal inilah yang mencoreng nama baik bengkel-bengkel umum yang jujur dan kualitas pengerjaannya tak jauh berbeda jika dibandingkan bengkel resmi.

Menurut Wahana Honda, untuk bengkel umum non resmi memang biasanya kurang memperhatikan soal sumber daya manusia. Beda dengan bengkel resmi, yang montirnya melalui banyak proses pelatihan dan tidak asal rekrut.

Ya, kualitas montir biasanya akan merugikan konsumen. Parahnya, terkadang sebagai pemilik motor tidak sadar jika mereka sedang dikadalin oknum montir nakal.

Adapun beberapa tanda atau ciri bengkel dengan montir nakal seperti berikut:

1. Tidak menjelaskan detail  keadaan motor

Sebagai pengendara motor, OLXer pasti punya keluhan akan kendaraan yang dikendarai. Entah ada suara aneh yang muncul dan mengganggu, atau merasa mesin motor tidak lagi garang atau handling jadi tak enak seperti biasanya. 

Jika OLXer mendapatkan montir yang tidak terlalu terbuka akan hal ini, maka wajib waspada. Maka dari itu, aktiflah bertanya pada si montir, sampai akhirnya benar-benar paham atas apa yang terjadi dengan motor. Hal ini agar dapat lebih siap untuk memprediksi sparepart apa aja yang akan diganti atau diperbaiki.

2. Mengatakan motor rusak parah, padahal tak ada gejala

Saat motor diperiksa, sudah pasti si montir akan mengecek sparepart motor satu persatu. Disinilah momen montir nakal akan menakut-nakuti dengan alasan ada banyak part yang harus segera diganti supaya kondisinya semakin prima.

Mungkin jika baru sekali mengalami hal ini, Kamu gak akan langsung curiga. Tapi boleh OLXer merasa curiga, ketika setiap kali servis motor selalu banyak spare part harus diganti. Karena bisa saja hal tersebut sedang dikerjai.

Jika OLXer mulai ragu akan hal itu, maka berhak untuk menolak mengganti part tersebut dan mulai membawa motor ke bengkel resmi. Disana, penggantian sparepart akan dilakukan jika memang part dari motor sudah layak untuk diganti.

3. Mengerjakan part berbeda dengan keluhan

Adakalanya pemilik sepeda motor ke bengkel karena ingin mengganti beberapa part, seperti kampas rem saja. Namun karena kita terbawa oleh suasana dan terkena rayuan si montir, akhirnya dia keterusan ngecek part motor lainnya.

Sampai akhirnya OLXer harus membayar lebih untuk penggantian sparepart yang sebenarnya tidak perlu dilakukan pergantian. 

4. Asal lepas pasang part tanpa persetujuan

Salah satu yang kerap mengesalkan jika bertemu oknum montir nakal yaitu kerap asal lepas pasang sparepart tanpa tanya si pemilik terlebih dahulu.

Kalau sesuai aturannya, montir wajib melaporkan keadaan part motor yang tidak layak pakai kepada si pemilik kendaraan.

Nah, jika OLXer menemukan montir seperti itu, bisa menegurnya dan jangan lupa bertanya. Karena jangan sampai kepuasanmu sebagai pelanggan berkurang karena si tangan-tangan usil.

5. Merekomendasikan sparepart aneh

Akal-akalan oknum montir nakal biasanya kerap merekomendasikan penggantian komponen yang jarang OLXer dengar.

Biasanya montir-montir ini memang ditugasi untuk menjual barang-barang yang tidak terlalu laku di pasaran. Jadi ketika si montir berhasil menjual barang tersebut, dia akan mendapat komisi dari penjual.

Maka dari itu, pastikan OLXer selalu waspada jika memang ingin service di bengkel non resmi.

 

 

Herdi Muhardi
Herdi Muhardi

Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.



Berita Terkait



Baca Juga