Copied to clipboard!

Ilustrasi dealer mobil bekas.



MOBIL BEKAS

5 Tips Membeli Mobil Bekas Selama Pandemi Covid-19

Author : Herdi Muhardi

20 Nov 2020


Penjualan mobil di akhir tahun 2020 diharapkan dapat mengalami kenaikan. Harapan ini juga diamini penjual mobil bekas, dimana selama pandemi Covid-19 mobil seken mengalami penurunan sangat signifikan. Hal ini diperparah dengan munculnya usulan penghapusan pajak nol persen pada mobil baru.

Kendati demikian, perusahaan jual beli mobil bekas Mobil88 berharap, pada November dan Desember 2020 penjualan mobil bekas ikut mengalami hasil yang positif seiring dengan perputaran ekonomi yang lebih baik dibandingkan tujuh bulan terakhir selama pandemi. Hal tersebut juga diungkapkan Chief Operating Officer Halomoan Fischer saat acara webinar Ngobrol Virtual bersama Forwot.

Nah, bicara soal mobil bekas, Fischer memiliki beberapa tips paling tepat jika ingin membeli mobil selama pandemi.

Pertama, pilih mobil yang fungsional.  Menurut Fischer, selama pandemi sebaiknya lupakan dahulu niatan membeli mobil yang berlebihan yang akhirnya membebani secara keuangan.

“Artinya jangan terlalu wah, tapi yang penting cukup, jadi uang punya sisa,” ungkap Fischer.

Kedua, jangan tergiur harga murah. Seperti diketahui, jika bicara mobil bekas, iklan dengan harga murah memang cukup banyak dilirik. Namun hal tersebut tidak sepenuhnya sejalan dengan seberapa bagus kondisi mobil itu sendiri.

Ketiga, jangan melihat harga on the road. Kesalahan calon pembeli mobil bekas biasanya hanya melihat status on the road murah. Padahal, OLXer harus juga memperhatikan biaya untuk uang muka dan cicilan.

Bahkan, Fischer mengatakan, pernah melakukan survey kepada customer. Hasilnya, kebanyakan mereka melihat harga OTR (murah). “Padahal yang dibiayai oleh mereka adalah DP (Down Payment/uang muka) dan angsuran. Nah mereka sering terjebak di sana,” tuturnya.

Oleh karena itu, Fischer menyatakan, cermat-cermatlah dalam membeli mobil bekas, dan jangan tergiur dengan harga yang murah, tapi pada saat dibayar tiap bulan mahalnya minta ampun

Keempat, perhatikan perusahaan pembiayaan. Menurut Fischer, untuk konsumen yang membeli mobil bekas, setidaknya sebanyak 80 persen masih melakukan kredit.

“Jadi kalau mau beli kredit, sasarannya low segmen yang customer kebanyakan daya belinya pas-pasan.  Sebenarnya kasihan kalau sampai harus tak untung, karena salah pilih leasing,” terang Fischer.

Oleh sebab itu, jika OLXer ingin membeli mobil bekas dengan cara kredit, sebaiknya cari tahu di internet leasing atau perusahaan pembiayaan mana yang cukup mengurangi beban kita saat melakukan cicilan perbulan.  

Kelima, pastikan memiliki cadangan uang segar. Sebagai tambahan, meski sudah membeli mobil, sebaiknya OLXer mempunyai dana segar untuk keperluan mendesak, termasuk adanya biaya perbaikan mobil yang dibeli.