OLX News Logo
Menu Icon OLX News Logo Search Icon
OLX News Logo Close Icon

Home /  Tips /  6 Cara Mengemudi Aman Saat Melintasi Jalanan Menanjak



6 Cara Mengemudi Aman Saat Melintasi Jalanan Menanjak

01 Dec 2020

Ilustrasi sebuah mobil melaju di jalur menanjak. (shutterstock)

Mengemudi di jalur menanjak butuh konsentrasi tinggi. Apalagi jika pengemudi tersebut merupakan pemula yang jangankan memacu mobil melintasi jalanan tanjakan, jalanan sempit saja sudah gugup.

Nah, berikut ini beberapa tips jitu dari Auto2000 dan situs Nissan, membeberkan cara mengemudi melintasi jalanan menanjak

1. Menjaga momentum

Kunci dari mengemudi mobil di rute mendaki adalah menjaga momentum kendaraan sehingga dapat melaju dengan mulus. Jaga emosi, fokus dan tidak perlu menekan pedal gas terlalu dalam yang bisa membuat kehilangan kendali mobil, terutama ketika menanjak di jalan yang licin akibat keadaan jalan yang kurang layak atau hujan.

Namun jangan pula terlalu santai yang membuat mobil kekurangan tenaga bahkan menyebabkannya tidak sanggup mendaki. Kenali karakter mobil yang dipakai untuk mendapatkan momentum yang pas.

2. Posisikan transmisi yang tepat

Walaupun mobil diperhitungkan sanggup melewati rintangan, sebaiknya posisi tuas transmisi diturunkan untuk memperoleh tambahan tenaga yang memadai. Usahakan supaya tidak menurunkan gigi di tengah rute pendakian agar mobil tidak kehilangan tenaga.

Jika tanjakan landai dan panjang, bisa menggunakan gigi tiga, baik untuk mobil transmisi otomatis dan manual. Tapi jika tanjakan cukup curam, bisa memanfaatkan gigi 2, bahkan bisa diposisikan di gigi 1 atau L untuk transmisi otomatis jika dibutuhkan.

3. Melaju dengan halus dan tenang

Atur irama kendaraan dengan menjaga injakan pada pedal gas. Tidak perlu menekan pedal gas terlalu dalam ketika mobil mulai menanjak supaya ban tidak kehilangan traksi yang membuat mobil sulit dikendalikan.

Perhitungan beban mobil, jika membawa muatan penuh, artinya harus menekan pedal gas lebih dalam. Perhatikan pula kondisi jalan yang dilewati, terutama bila jalur yang dilalui kondisinya licin akibat hujan. Atau jika kondisi lalu lintas cukup ramai sehingga membuat kesulitan menjaga momentum.

4. Tidak perlu panik

Jika mobil terasa kurang atau kehilangan tenaga, OLXer tak perlu panik. Maka, segera turunkan posisi gigi secara halus untuk kembali mengail tenaga.

Tetap tenang dan waspada supaya mobil dapat melaju kembali dengan aman. Gunakan gigi 1 jika merasa butuh momentum. Segera pindahkan tuas transmisi ke D untuk transmisi matik atau gigi lebih tinggi untuk transmisi manual setelah berhasil melewati tanjakan untuk memberi ‘napas’ pada mobil.

5. Gunakan rem tangan

Jika mobil sampai berhenti karena ada halangan atau mobil benar-benar tidak bertenaga, segera injak pedal rem dan tarik tuas rem parkir.

Dengan menggunakan rem tangan maka hal ini bisa sebagai pengganti kopling, serta supaya mobil tidak turun. Ketika mobil mulai berjalan, lepaskan rem tangan secara perlahan-lahan dengan diikuti melepaskan kopling.

Sedangkan kaki yang lain menekan pedal gas untuk bergerak maju. Cara ini memang akan sulit dilakukan untuk para pengemudi pemula. Jadi, OLXer bisa latihan terlebih dahulu di tanjakan yang tidak terlalu ramai.

6. Fungsi rem kaki saat tanjakan

Jika menemukan tanjakan yang tidak terlalu tinggi, OLXer bisa menggunakan kombinasi rem kaki dan kopling untuk berjalan. Cara yang dilakukan adalah tekan pedal rem ketika berhenti, lalu menetralkan posisi persneling.

Ketika mulai berjalan, lepaskan pedal rem secara perlahan-lahan dengan melepaskan pedal kopling. Mobil akan bergetar dan maju secara perlahan-lahan. Untuk itulah cara ini hanya akan berfungsi pada tanjakan yang tidak terlalu tinggi.

 

Herdi Muhardi
Herdi Muhardi

None



Berita Terkait



Baca Juga