TIPS PROPERTI

6 Hal yang Perlu Dilakukan Agar Atap Tak Bocor Saat Musim Hujan

15 Nov 2019

Salah satu kekhawatiran para pemilik rumah ketika musim penghujan selain banjir adalah atap bocor. Meski awalnya terasa sepele, namun akibat bocor maka masalah lainnya akan bermunculan.

Ya, bocor bisa saja merusak perabotan rumah baik berbahan kertas atau kayu. Selain itu, jika tetesan air mengenai aliran listrik bukan tak mungkin terjadi hubungan arus pendek, serta masalah lainnya.

Nah, agar hunian  terhindar dari masalah kebocoran, ada baiknya OLXer mengetahui cara mencegah rumah dari kebocoran antara lain:

1. Pasang Genting Dengan Benar

Meskipun sudah yakin genting terpasang dengan benar, namun banyak kemungkinan genting bergeser karena berbagai faktor, mulai dari angin kencang atau karena hewan seperti kucing kerap melintas.

Nah, bila genting memang bergeser segera kembalikan ke posisi yang benar dan pastikan genting tidak akan bergeser lagi. Maka dari itu, perlu dilakukan pemasangan genting dan lakukan pemeriksaan berkala.

2. Cek Rutin Rangka Atap

Untuk mencegah rumah dari kebocoran, OLXer perlu juga mengecek secara rutin bagian plafon atap rumah. Bila di bagian tersebut ada kayu yang sudah mulai lapuk, maka lakukan penggantian segera mungkin.

Oia, menggunakan atau membiarkan kayu yang lapuk cukup bahaya, selain bocor bisa juga bagian atap roboh. Nah, jika tak mau menggunakan kayu, saat ini sudah banyak lho penggunaan rangka atap berbahan logam. Selain ringan, juga kuat.

3. Teliti Kemiringan Atap

Pengecekan berikutnya yaitu soal kemiringan atap. Ada baiknya jangan sampai atap terlalu landai. Jika atap landai, maka ingat prinsip air, yaitu mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah.

OLXer bisa membuat kemiringan atap setidaknya 25 derajat hingga 40 derajat. Bila kemiringan atap sesuai, maka membantu untuk menahan air hujan yang tertiup angin kencang, sehingga kebocoran atap dan dinding rembes bisa dikurangi.

Perlu diketahui, bila kemiringan atap lebih dari 40 derajat, dapat berpotensi membuat genting merosot. Bila desain atap rumah harus dibuat curam lebih dari 40 derajat, maka genting harus dipaku atau gunakan jenis atap yang tidak mudah jatuh.

4. Pasang Material Pelapis

Pasanglah material pelapis pada bagian yang rawan bocor seperti pada pertemuan antara genting dan dinding serta jurai atau garis sambungan antara atap yang satu dengan bidang atap yang lainnya. Dalam memilih bahan pelapis, ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan, yakni:

  • Bisa dipasang langsung pada bagian yang ingin dilindungi
  • Bisa diwarnai atau dicat
  • Tidak mudah memuai pada temperatur yang tinggi
  • Tidak menyerap air
  • Tidak terdegradasi oleh air

5. Talang Atap

Perlu juga memilih ukuran dan bentuk talang yang sesuai dengan debit dan jumlah air. Untuk mengurangi kemungkinan adanya kerusakan dan kebocoran, OLXer perlu mengurangi sambungan pada talang.

Selain itu, OLXer perlu membersihkan talang secara rutin untuk menghindari sampah menumpuk yang berimbas dengan menghambat saluran air. Biasanya, sampah akan muncul dari daun-daun atau plastik yang terbawa angin.

6. Pelapis Anti Bocor

Mencegah rumah dari kebocoran juga bisa dengan melapisi cat pelapis anti bocor. Saat ini sudah banyak pelapis anti bocor yang dijual toko-toko bangunan baik offline maupun online. (Her)