Copied to clipboard!
Tips Merawat Ban Mobil Mitsubishi

Ban Mobil Mitsubishi (Foto : Shutterstock)



TIPS

6 Kiat Agar Ban Mobil Tetap Awet, Nomor 5 Banyak Orang Tidak Menyadari

Author : Zainal Abidin

22 Sep 2020


Banyak pemilik kendaraan, khususnya mobil selalu beranggapan bagian yang harus selalu diperhatikan pada kendaraannya adalah mesin. Mesin dianggap penentu kenyamanan orang dalam berkendara.

Tidak ada yang salah dari mindset tersebut. Hanya saja yang namanya mobil tidak hanya terdiri dari mesin saja, tapi ada bagian, atau part lainnya yang juga tidak kalah penting.

Salah satu yang paling sering diabaikan oleh pemilik mobil adalah ban. Padahal kalau mau dibilang penting, ban termasuk bagian yang juga vital di kendaraan, roda empat maupun roda dua.

“Sebagai komponen mobil yang bergerak dan secara langsung bersentuhan dengan permukaan jalan, ban memiliki peranan penting dan membutuhkan pengecekan dan perawatan secara berkala. Komponen ini memiliki peran vital pada perjalanan dan keselamatan berkendara,” terang Boediarto, Head of After Sales & CS Operation PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menyimpulkan fungsi penting ban di kendaraan.

Menurutnya, ban mobil juga ikut memastikan kondisi berkendara yang aman dan juga nyaman. Sehingga pengecekan dan perawatannya harus selalu diperhatikan dan dilakukan secara berkala. 

Berikut adalah 6 kiat utama untuk memastikan ban dalam kondisi prima agar aman dan nyaman saat melakukan fungsinya :

1. Cek Tekanan Udara

Dimulai dengan cara paling sederhana adalah memeriksa tekanan udara pada masing-masing ban. Anda bisa mengelilingi mobil dan mengecek apakah ada ban yang kempes atau tekanan udaranya berkurang. Rajin menjaga tekanan udara pada ban sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan mobil membuat usia ban lebih panjang dan juga hemat bahan bakar. 

Kalau dibiarkan, risiko paling besar adalah pecah ban akibat dinding samping ban dipaksa selalu bersentuhan dengan jalan dan akhirnya menjadi tipis sehingga tidak kuat menahan bobot mobil

2. Ukuran Standar Tekanan Udara

Untuk memastikan ukuran tekanan udara ban sesuai dengan arahan dari pabrikan, bisa dilihat pada stiker yang biasanya terdapat pada sisi bawah pilar B bagian kanan pintu depan mobil (pintu pengemudi). Atau kalau susah menemukannya, bisa dilihat di buku manual kendaraan. 

Ukuran Tekanan udara maksimum pada ban biasanya juga tercetak di dinding ban, dan upayakan agar tidak melebihi batas ukuran yang sudah tertera. 

3. Melakukan Rotasi Ban

Untuk jarak tertentu, dianjurkan setiap kelipatan 10.000 km, lakukan rotasi atau perpindahan posisi keempat ban mobil. Kiat ini dibutuhkan, tujuannya agar tingkat keausan ban merata, sehingga kenyamanan berkendara bisa tetap dijaga. Ada banyak cara melakukan rotasi ban, sesuaikan dengan jenis ban yang digunakan. 

4. Rutin Spooring – Balancing

Selain rotasi ban, sebaiknya pemilik mobil juga rutin melakukan pengecekan berkala terhadap kondisi kelurusan ban, istilahnya spooring dan balancing. Idealnya dilakukan setiap 10.000 km, bersamaan dengan rotasi ban. 

Spooring adalah proses untuk meluruskan dudukan empat roda mobil seperti semula, sedangkan balancing adalah proses menyeimbangkan putaran roda mobil.

Jika Anda merasakan setir mobil terasa bergetar atau sudah tidak lurus lagi. Atau jika saat berjalan lurus, mobil cenderung oleng ke kanan atau ke kiri, sebaiknya segera di spooring dan balancing

Kalau hal ini diabaikan, imbasnya mobil tidak nyaman dikendarai, setir terasa bergetar dan parahnya lagi ban mobil akan mengalami keausan yang tidak merata

5. Perhatikan Muatan Beban Kendaraan

Usia ban juga ditentukan oleh gaya berkendara. Salah satu kebiasaan buruk yang bisa membuat fungsi ban tidak maksimal adalah seringnya memuat beban berlebih di mobil. Hindari kebiasaan buruk ini karena mengganggu fungsi ban dan juga pengereman, serta berpotensi membahayakan keselamatan dan kenyamanan berkendara. 

Selain itu, gaya mengemudi juga bisa memengaruhi kondisi ban. Contoh kalau terlalu sering rem mendadak dan menikung dalam kecepatan tinggi. Kondisi ban akan cepat aus, dan juga sangat berbahaya. 

6. Periksa Kondisi Ban Cadangan

Satu lagi kiat yang juga dianjurkan bagi pemilik mobil adalah harus sering melihat kondisi ban cadangan. Kita tidak pernah tahu kapan membutuhkan ban cadangan, jadi sebaiknya ban cadangan juga harus sering-sering diperhatikan. Sewaktu-waktu dibutuhkan, ban serep siap untuk digunakan. 

Pastikan juga untuk mengganti ban di tempat yang aman dari kendaraan lain. Jangan lupa pasang segitiga peringatan di bagian belakang mobil berjarak 20 meter. Jika sudah selesai, yakinkan diri Anda bahwa semua baut roda sudah terpasang dengan kencang. 

Itulah kiat mempertahankan kondisi ban mobil agar tetap aman dan nyaman menemani aktivitas Anda sehari-hari.