OLX News Logo
Menu Icon OLX News Logo Search Icon
OLX News Logo Close Icon

Home /  Tips /  7 Bagian Tubuh yang Sangat Mempengaruhi Ketika Naik Sepeda Motor



7 Bagian Tubuh yang Sangat Mempengaruhi Ketika Naik Sepeda Motor

15 Apr 2021

Ilustrasi seorang intruktur Honda mempraktekan bagai mana posisi riding yang tepat. (Honda)

Sepeda motor memang jadi alat transportasi yang banyak dijumpai karena dinilai praktis sehingga sangat memudahkan kita untuk melakukan mobilitas.

Namun OLXer harus tau, kalau naik sepeda motor itu tidak bisa asal-asalan atau hanya modal tangan untuk memelinitr grip gas saja. Sebaliknya, meski terlihat simple, untuk mengendarai sepeda motor perlu beberapa pengetahuan dasar yang perlu diterapkan.

Nah, menurut Safety Riding Manager PT Astra Honda Motor (AHM), Johanes Lucky, salah satu cara mendasar yang perlu diketahui pengendara sepeda motor yaitu bagaimana postur berkendara yang benar, agar dapat mengoperasikan semua instrument sepeda motor dengan baik dan mencegah rasa kelelahan, serta cedera.

“Riding posture itu ada sebenarnya ada tujuh poin, mulai dari mata, bahu, siku, tangan, pinggul , lutut sampai kaki. Nah posisi ini nanti akan terkait dengan desain sepeda motornya. Ada desain yang motornya posisi ridingnya tegak, ada yang bungkuk kayak berkonsep racing,” ungkap Lucky saat video conference Bersama awak media.

Lucky menjelaskan, untuk menghindari rasa lelah saat berkendara apalagi sambil berpuasa seperti saat ini, maka sebaiknya posisi bagian-bagian tubuh yang disebutkan di atas diatur dengan baik.

1. Mata

Menurut Lucky, peran mata sangat penting karena harus lurus ke depan untuk merekam dan memperhatikan sekitar jalan dengan baik. Namun begitu, OLXer juga perlu sesekali melihat spion untuk mengetahui keberadaan kendaraan di belakang.

2. Bahu

Saat berkendara pundak harus rileks agar tidak cepat lelah. Oleh karena itu, berikan gerakan pada bagian bahu maju dan mundur.

3. Siku tangan

Siku tidak boleh tegak lurus. Sebaliknya harus sedikit menekuk membentuk sudut sehingga posisi duduk pengendara tidak terlalu belakang.

“Jadi mau nggak mau posisi duduk harus sedikit dimajukan, karena siku harus sedikit menekuk yang kaitannya proses pengendalian, peredam getaran di stang kemudi lantaran siku memiliki kekuatan,” ujarnya.

4. Tangan.

Saat berkendara tangan harus sesuai di tempat gripnya. Jika posisi tangan terlalu ke belakang, maka akan sulit dalam mengoperasikan grip dan instrumen seperti menyalakan lampu sein, klakson, rem, dan lainnya

5. Pinggul

Bagian tubuh seperti pinggul akan sangat berpengaruh terhadap posisi berkendara. Jangan terlalu jauh posisi duduknya karena hal itu akan menyulitkan OLXer saat berkendara. Sudah sewajarnya jarak pinggul diatur jangan terlalu dekat.

6. Lutut

Lutut juga sangat berpengaruh. Dengan adanya lutut, maka ketika naik motor sport, maka bagian tubuh ini bisa menjepit bagian tangkinya. Sementara untuk sepeda motor jenis bebek dan matik, posisi idealnya posisi lutut mengarah ke depan.

7. Kaki

Kaki pengendara sepeda motor khususnya jenis matik atau bebek sebaiknya tetap ada di bagian dek tengah. Kaki-kaki ini tidak boleh keluar dek agar tetap nyaman selama perjalanan.

Selain soal bagian tubuh, OLXer juga diwajibkan berkendara dengan menggunakan perlengkapan yang tepat, mulai dari helm, jaket, sarung tangan, celana panjang hingga masker untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

Herdi Muhardi
Herdi Muhardi

Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.



Berita Terkait



Baca Juga