Copied to clipboard!

Ilustrasi mobil tertimpa pohon saat hujan. (shutterstock)



TIPS

7 Tempat yang Harus Dihindari Untuk Parkir Saat Musim Hujan

Author : Herdi Muhardi

07 Oct 2020


Mengemudi saat hujan turun memang bisa membuat kita khawatir. Ancaman jalur yang dilalui tergenang banjir atau tanah longsor kerap menghantui sepanjang jalan.

Demikian juga saat parkir. Ketika hujan turun dengan curah cukup tinggi, rasa was-was pasti tetap ada. Oleh karena itu, sebaiknya saat datang musim hujan, maka pemilik mobil atau sepeda motor hindari beberapa lokasi parkir, seperti berikut ini:

1. Dekat Pohon

Parkir mobil di bawah pohon sah-sah saja, asalkan saat musim kemarau. Hal ini dilakukan agar mobil tetap teduh dan tidak terkena paparan sinar matahari langsung.

Namun, jangan parkir mobil atau sepeda motor saat hujan turun untuk berteduh. Sebab, hujan kerap kali dibarengi dengan tiupan angin kencang, sehingga membuat pohon tumbang. Selain itu, saat hujan, petir kerap muncul dan menyasar pohon, yang akhirnya dapat menimpa mobil dan mengalami kerusakan parah.

2. Lahan Cekung atau Lebih Rendah

Air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat lebih rendah. Setidaknya hal itu akan terjadi jika hujan turun. Alhasil, jangan sekali-sekali memarkirkan mobil di lahan cekung atau lebih rendah, termasuk basement jika tak ingin terendam.

Seperti banyak kasus terjadi di gedung-gedung Jakarta, ketika hujan turun tak sedikit mobil-mobil yang terparkir di fasilitas parkir bawah tanah terendam banjir.

3. Bawah Papan Reklame

Saat musim hujan, jangan sekali-kali memarkir mobil di bawah papan reklame. Meski terkesan kokoh, namun papan reklame kerap kali roboh saat hujan disertai angin kencang.

Nah, jika mobil tepat di bawah papan reklame, bukan tak mungkin saat roboh akan menimpa mobil OLXer.

4. Samping Tembok

Parkir di samping tembok apalagi tembok besar memang lebih menguntungkan, karena resiko lecet lebih kecil. Akan tetapi hal tersebut hanya bisa dilakukan saat musim kemarau saja.

Sebab, saat hujan turun, tembok bisa saja ambruk, karena hujan deras dibarengi dengan angin kencang.

5. Dekat Tiang Listrik

Ada beberapa kasus saat hujan turun, di mana muncul tegangan pada tiang listrik saat hujan. Singkat kata, aliran listrik mengalir di tiang karena dibantu media air hujan. Nah, jika Anda hendak mengambil mobil di dekat tiang, dikhawatirkan akan tersengat listrik.

Selain itu, saat hujan turun, tiang terkadang ambruk, atau bisa juga karena kabel tertimpa pohon, sehingga merembet hingga tiang listrik roboh.

6. Bahu Jalan

Saat hujan turun, jangan sekali sengaja parkir di bahu jalan. Sebab, parkir di bahu jalan akan mengganggu pengguna jalan lain. Bahkan terkadang, parkir dibahu jalan bisa menimbulkan kemacetan.

Sebaiknya, jika ingin berhenti maka cari lahan parkir yang lebih luas dan tidak mengganggu.

7. Kolong Jembatan atau Flyover

Mencari tempat teduh saat hujan sah-sah saja. Asalkan, jangan mengganggu pengendara lain. Setidaknya hal tersebut sering kali terjadi saat di bawah jembatan atau flyover.

Pasalnya, berhenti di kolong jembatan bisa menimbulkan kemacetan dan melanggar Pasal 10 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalanan.

Dalam pasal tersebut setiap orang yang menggunakan jalan wajib berperilaku tertib, mencegah hal- hal yang dapat merintangi, membahayakan keamanan, dan keselamatan lalu lintas, serta angkutan Jalan, atau yang dapat menimbulkan kerusakan Jalan.