Copied to clipboard!

Ilustrasi kendaraan bermotor berjejer di parkiran. (Shutterstock)



BERITA

8 Hal yang Bisa Dipersiapkan Ketika Mengemudi Dimasa New Normal

Author : Herdi Muhardi

05 Jun 2020


Pemerintah berencana melonggarkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan mulai memasuki masa transisi untuk siap menjalankan tahapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau New Normal.

Meski pada masa New Normal beberapa aktivitas sudah diberlakukan, namun OLXer harus mematuhi berbagai protokol Kesehatan, mulai dari rajin mencuci tangan dengan sabun dan air, menggunakan masker, hingga menghindari kerumunan.

Jelang kondisi New Normal ini pula, dealer Toyota Auto2000 memberikan beberapa tips yang bisa diterapkan pada pemilik kendaraan saat kondisi New Normal agar tetap lancar dan aman.

1. Persiapkan Kondisi Kendaraan

Pastikan mobil tidak memiliki kendala teknis yang bisa merepotkan di jalan, seperti mogok atau bahkan kecelakaan. Selain itu, cek tekanan angin ban, cairan di dalam ruang mesin seperti oli mesin dan radiator serta komponen mobil lainnya.

Perhatikan apakah ada ketidakwajaran seperti suara aneh atau lampu indikator di panel instrumen berkedip saat mesin nyala atau ketika mengetesnya berkendara keliling lingkungan rumah.

2. Cek Surat-Surat Kendaraan

Karena lama tidak dipakai, bukan tak mungkin lupa dimana meletakkan surat-surat kendaraan, atau bahkan lupa masa berlakunya. Meski terkesan sepele, namun bila sampai SIM atau STNK mati, akan mengakibatkan timbul masalah di jalan seperti kena tilang polisi.

Surat-surat yang sudah tidak berlaku seperti SIM akan menyulitkan saat terlibat masalah dengan pihak ketiga meski benar karena secara hukum dilarang mengemudikan mobil. Selain tentunya akan merepotkan ketika harus mengurus asuransi kecelakaan, bahkan ada risiko klaim asuransi ditolak.

3. Gunakan Alat Pengaman Diri

Dalam kondisi seperti saat ini, menggunakan Alat Pengaman Diri (APD) juga perlu dilakukan mengemudi mobil di jalan. Walaupun belum ada petunjuk detail saat kondisi New Normal kelak diumumkan, yang pasti wajib menggunakan masker, termasuk seluruh anggota keluarga yang menjadi penumpang.

Bawa serta hand sanitizer untuk membersihkan tangan dan cairan pembersih mobil atau desinfektan untuk membersihkan bagian mobil yang sering dipegang oleh penumpang. 

4. Patuhi Aturan Physical Distancing

Walaupun di dalam mobil sendiri bersama keluarga, OLXer harus tetap mematuhi aturan physical distancing yang ditetapkan oleh pemerintah. Mengacu aturan PSBB, kapasitas mobil hanya boleh maksimal 50 persen.

Artinya, untuk mobil dengan dua baris bangku seperti Toyota Agya atau Yaris, mobil hanya boleh dinaiki oleh 3 orang, yakni pengemudi dan 2 penumpang di belakang. Sementara untuk kendaraan dengan 3 baris bangku seperti Toyota Calya atau Innova, hanya boleh dinaiki 4 orang, yakni pengemudi, 2 penumpang di tengah, dan 1 penumpang di baris ketiga.

5. Adaptasi Dengan Kendaraan

Berada di rumah ketika menjalankan aturan PSBB selama kurang lebih tiga bulan membuat ada beberapa melupakan sejenak kebiasaan mengemudi. Oleh sebab itu, cobalah untuk beradaptasi kembali dengan mobil kesayangan. 

Duduk dan atur posisi duduk sopir ke posisi paling pas dan nyaman. Sembari mengecek kondisi mobil lewat panel instrumen, cobalah untuk mengoperasikan berbagai fitur yang tersedia untuk mengingat kembali posisi dan cara kerjanya sehingga tidak membingungkan saat sudah di jalan. Gunakan mobil untuk keliling lingkungan rumah atau sekadar isi bensin untuk memastikan sudah familiar kembali dengan mobil yang dipakai.

6. Selalu Gunakan Sabuk Pengaman

Pastikan pengemudi telah memakai sabuk pengaman atau safety belt sebelum mobil berjalan. Meskipun belum wajib di Indonesia, penumpang di bangku tengah juga bisa mulai memakai sabuk pengaman sebagai tindakan preventif.

Terbukti, penumpang yang menggunakan safety belt punya peluang untuk selamat lebih besar ketimbang yang tidak pakai saat mobil kecelakaan karena tubuhnya tidak terlempar dari bangku.

7.  Jalankan Prinsip Safety Driving

Selalu terapkan prinsip mengemudi aman dan tidak berlaku agresif yang dapat merugikan sesama pengguna jalan. Tidak perlu bersikap emosional ketika ada pengguna jalan lain bertindak membahayakan.

Selain berpotensi kecelakaan, juga bisa menimbulkan pertengkaran. Karena emosi, bisa melepaskan masker saat berdebat atau melakukan kontak fisik yang justru memicu potensi penularan virus COVID-19. Patuhi aturan lalu lintas saat sedang berkendara bersama keluarga tercinta.

8. Amankan Barang Bawaan

Pastikan seluruh pintu mobil terkunci dengan mengaktifkan central door lock. Pastikan pula seluruh kaca mobil tertutup rapat untuk menjamin tidak ada potensi bahaya dari pihak ketiga yang bermaksud jahat.

Jangan meletakkan barang berharga seperti ponsel dan dompet di tempat terbuka yang terlihat jelas dari luar.