Copied to clipboard!

Ilustrasi pedal kopling, rem dan gas. (Shutterstock)



TIPS

8 Penyebab Rem Blong, Salah Satunya Minyak Rem Habis

Author : Herdi Muhardi

03 Aug 2020


Melakukan servis secara rutin memang bisa mengurangi resiko terjadinya masalah pada mobil. Termasuk menjaga sistem pengereman agar tetap normal.

Ya, sejatinya rem jadi salah satu komponen paling vital pada kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat. Karena dengan keberadaan rem hal itu mampu memperlambat laju roda yang berputar.

Komponen yang satu ini juga bisa mengalami masalah seperti halnya rem blong atau sistem kerjanya tidak bisa difungsikan. Jika kendaraan mengalami rem blong maka bisa menjadi penyebab utama kecelakaan kendaraan di jalan raya.

Nah, berdasarkan situs bengkel Rotary Bintaro, setidaknya ada beberapa penyebab rem blong, antara lain:

1. Minyak Rem Habis

Penyebab utama rem bolong yaitu minyak remnya mulai berkurang atau habis. Minyak rem yang mulai habis tentu akan membuat rem mobil tidak bekerja maksimal. 

Oleh karena itu, sebelum mengemudi, pastikan minyak rem mobil masih berisi. Sebisa mungkin pastikan minyak rem masih cukup untuk memberikan tekanan ke bagian piston atau kaliper agar dapat menekan kanvas.

Apabila minyak rem mobil Anda berkurang drastis setiap kali mobil dinyalakan, ini berarti ada sesuatu yang tidak beres. Segera bawa mobil ke bengkel terdekat untuk perbaikan lebih lanjut. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, cek minyak rem secara rutin. Misalnya sekali dua minggu.

2. Kanvas Rem Aus

Penyebab lain rem blong yaitu kanvas rem sudah mengalami aus yang biasanya ditandai dengan bunyi ngorok setiap kali memijak rem. Akan tetapi, kanvas aus hanya terjadi pada mobil tertentu yang sudah dilengkapi dengan plat indikator.

Kondisi kanvas rem yang aus terjadi hampir semua mobil berplat indikator mengalaminya. Hanya saja, tidak boleh membiarkan ini berlarut-larut. Maka dari itu segera ganti kanvas rem lama dengan kanvas rem baru.

3. Piston Rem Rusak

Piston rem yang rusak akan menyebabkan kinerja rem tidak maksimal. Mengapa? Karena piston rem tidak lagi dapat meneruskan tekanan hidrolik dari pedal untuk menekan kanvas. 

Alhasil, sistem pengereman macet bahkan tidak dapat berfungsi lagi. Kerusakan pada piston rem biasanya ditandai dengan aus dan berkarat.

4. Seal Piston Master Rem Silinder Rusak

Rusaknya seal piston master rem silinder biasanya disebabkan karena pemakaian rem sudah lama dan kualitas dari minyak rem tidak sesuai. Pemakaian minyak rem yang tidak berkualitas menjadi penyebab utama kerusakan pada rem mobil. 

Untuk itu, selalu gunakan minyak rem berkualitas yang sesuai dengan tipe dan merek dari kendaraanmu. 

5. Terjadi Kebocoran Pada Sistem Pengereman

Sistem pengereman bisa saja mengalami bocor sehingga akan mempengaruhi kinerja dari rem itu sendiri. Ada dua tempat yang biasanya mengalami kebocoran, yaitu:

Master rem, biasanya disebabkan karena penggunaan rem yang cukup lama. Apalagi jika rem sama sekali tidak diberi jeda waktu untuk beristirahat

Selang saluran rem, disebabkan karena penggunaannya yang cukup lama sehingga kinerja dan elastisitasnya berkurang.

6. Selang Oli Rem Tersumbat

Penyumbatan yang terjadi pada selang oli rem biasanya disebabkan oleh banyaknya kotoran yang masuk ke dalam minyak rem mobil. 

Kotoran pada minyak rem biasanya terjadi saat mengisi minyak rem. Selain itu, kotoran juga bisa masuk dari tangki cadangan.

Oleh karena itu, selalu bersihkan selang oli rem secara teratur. Jika kinerja rem mulai macet, bisa langsung mengecek bagian yang terhubung ke mesin rem satu per satu. Kalau ternyata ada bagian yang rusak, maka dapat langsung memperbaikinya.

7. Minyak Rem Kotor

Seperti yang sudah dijelaskan pada poin 6, kotornya minyak rem disebabkan karena tangki tambahan dan proses penggantian minyak rem itu sendiri. 

Setelah diselidiki lagi, ternyata rendahnya kualitas dari minyak rem yang digunakan juga menjadi penyebab kotornya minyak rem. Hal ini terjadi karena minyak oli murahan sangat mudah mengendap dan hasil dari endapannya akan berubah menjadi puing-puing kotoran.

Untuk mengatasi ini, disarankan untuk selalu memperhatikan kualitas dari minyak rem yang digunakan. Walaupun minyak rem yang berkualitas harganya cukup mahal, tapi hasil yang didapatkan jauh lebih baik. Sehingga rem mobil akan awet dan tahan lama.

8. Vapour Lock

Vapour lock merupakan suatu kondisi dimana terjadi penguapan pada minyak rem. Hal ini disebabkan karena mesin mobil yang terlalu panas, sehingga oli rem mendidih dan muncullah gelembung-gelembung udara pada sistem pengereman mobil. Gelembung udara ini nantinya akan mengendap dan kinerja mobil tidak lagi maksimal.

Selain karena mesin yang terlalu panas, buruknya kualitas minyak rem juga menjadi penyebab utama terjadinya vapour lock. Untuk itu, selalu gunakan oli rem yang berkualitas dan rajinlah untuk mengecek mesin kendaraan, terutama pada bagian remnya.