Copied to clipboard!
Adira Finance

Hafid Hadeli, Direktur Utama Adira Finance (tengah) saat meluncurkan aplikasi Adiraku (Foto: Adira.co.id)



BERITA

Adira Finance Beri Kelonggaran Cicilan Setahun, Ini Syaratnya!

Author : Zainal Abidin

01 Apr 2020


Satu persatu perusahaan jasa keuangan mulai patuh pada arahan Presiden Joko Widodo dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membantu meringankan beban debitur yang terkena dampak langsung dari pandemi virus Corona.

Salah satu perusahaan lembaga pembiayaan terkemuka di Indonesia, PT Adira Finance saat akan merealisasikan arahan tersebut. Mekanismenya dengan cara relaksasi atau kelonggaran cicilan sampai dengan satu tahun.

Cara ini dianggap paling tepat untuk meringankan beban debitur terdampak virus Corona sekaligus menekan peningkatan angka Non Performing Loan (NPL) yang harus selalu dijaga oleh perusahaan pembiayaan.

Akan tetapi, bukan berarti semua debitur bisa mendapatkan kebijakan restrukturisasi kredit seperti arahan Pemerintah. Menurut Hafid Hadeli, Direktur Utama Adira Finance, ada beberapa persyaratan serta catatan yang harus diperhatikan agar tidak terjadi salah kaprah. 

Syarat tersebut sudah disepakati antara Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dengan Otoritas Jasa Keuangan, salah satunya adalah nasabah yang terkena dampak Corona dengan jumlah pinjaman di bawah Rp 10 miliar, pekerjaan sektor informal atau pengusaha UMKM.

“Dan yang penting diingat adalah nasabah juga tidak mempunyai tunggakan sebelum tanggal 2 Maret 2020, saat pemerintah umumkan kasus Corona. Dan terakhir pemegang unit kendaraan atau jaminan atau pemohon langsung,” jelas Hafid Hadeli saat melakukan tele conference dengan beberapa rekan media, Selasa (31/3/2020).

Kondisi buruk akibat terjangan pandemi global COVID-19 ini diakui manajemen Adira Finance tentu akan menghambat pencapaian target di tahun 2020 ini. Apalagi perusahaan pembiayaan juga akan semakin ketat dalam menyetujui permohonan kredit baru. 

"Bicara NPL itu ada dua hal, yang pertama eksisting debitur yang terkena dampak virus Corona dan yang kedua debitur baru yang perlu lebih selektif lagi untuk kelola. Tapi kalian juga harus ingat, dampak ini mulai terasa pada Maret. Jadi, laporan Maret baru akan diselesaikan beberapa hari ke depan," tutup Direktur Keuangan Adira Finance, I Dewa Made Susila. 

Di tengah kesulitan yang dirasakan oleh semua lapisan masyarakat saat ini, terselip asa Adira Finance agar kondisi ini cepat membaik dan perekonomian bangsa segera pulih kembali, semoga. (Z)