Copied to clipboard!

Ilustrasi mobil listrik.



MOTOR

Alasan Pilih Mobil Listrik Menurut Rifat Sungkar

Author : Herdi Muhardi

07 Feb 2020


Mobil listrik memang masih jarang. Namun begitu, sejumlah pabrikan otomotif dunia sudah mengembangkan bahkan ada juga yang menjual mobil listrik. Termasuk untuk pasar Indonesia. 

Lalu mengapa mobil listrik begitu banyak menjadi pembahasan bahkan dianggap menjadi mobil masa depan?

Nah, OLXer yang nggak tau kenapa, ternyata pereli nasional Rifat Sungkar juga punya jawabannya. Kata dia, hal paling mendasar keberadaan sebuah mobil listrik yaitu karena adanya perubahan teknologi.

“Memang tidak mudah bagi konsumen yang sudah puluhan tahun pakai mobil combustion engine biasa. Karena feeling getarannya itu nggak ada, bunyinya juga kurang, udah gitu kurang feeling dengan menyetir mobil listrik. Akan tetapi, ini adalah challenge untuk produsen yang membuat mobil listrik,” ungkap Rifat saat ditemui di sela acara #AyoGasTerus Media Adventure 2020 yang digelar Mitsubishi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (7/2/2020).

Pembalap kelahiran Jakarta, 22 Oktober 10978 ini juga ternyata punya beberapa alasan, mengapa mobil listrik dibuat, antara lain;

“Pertama, dunia sudah lebih peduli dengan lingkungan hidup. Itu alasan nomer satu mobil listrik,” kata Rifat.

Kedua, kata dia, jika sebuah mobil berbahan bakar minyak memiliki 5.000-12.000 part (komponen), maka untuk mobil listrik partnya hanya 700-1.200.  

“Bayangin berapa banyak barang yang bisa di-saving untuk lingkungan hidup,” ucapnya. 

Ketiga, dari segi perawatan, mobil listrik lebih sedikit dan lebih murah.

Keempat, ramah lingkungan. Mobil lebih hijau menjadi target para pabrikan otomotif.  Bahkan kata Rifat, seluruh negara telah menerapkan regulasi rendah emisi,.

“Mereka selalu mengatakan dunia mereka lebih hijau, lebih baik. Jadi emisi udara dari mobil nol,” tuturnya.

Keenam, hemat uang dan waktu. Mobil listrik dianggap dapat menghemat uang dalam jangka panjang karena tidak  mengisi bensin, sebaliknya selalu mengandalkan listrik. 

“Tapi untuk menghemat waktu, semua negara yang memprioritaskan mobil listrik memberikan banyak kemudahan bagi pemilik mobil listrik, mulai dari pajak lebih murah, tempat parkir lebih gampang, boleh lewat jalan protokol, sampai mendapat insentif,” kata Rifat.

Namun begitu, Rifat sendiri menyadari, yang terpenting dengan adanya mobil listrik yaitu bagaimana memancing masyarakat untuk membeli mobil tersebut. 

“Banyak hal yang dipancing produsen mobil untuk bergeser ke mobil listrik,” tutupnya. (Her)