OLX News Logo
Menu Icon OLX News Logo Search Icon
OLX News Logo Close Icon

Home /  Berita /  Begini Wujud Ban Untuk Menjelajah ke Bulan



Begini Wujud Ban Untuk Menjelajah ke Bulan

11 Mar 2020

Ban yang dibuat Bridgestone sangat khusus karena dibuat dari baja yang dikepang secara bersamaan mirip kaki hewan unta. Tentu saja ban ini bukan untuk di jalan raya, tetapi untuk misi ke bulan.

Sebuah ban tengah dikembangkan oleh perusahaan asal Jepang Bridgestone Tyres. Hanya saja, ban ini bukan berbahan karet seperti yang digunakan mobil, sepeda motor, bus atau truk.

Lantas ban seperti yang dibuat Bridgestone?

Ya, ban yang dibuat Bridgestone sangat khusus karena dibuat dari baja yang dikepang secara bersamaan mirip kaki hewan unta. Tentu saja ban ini bukan untuk di jalan raya, tetapi untuk misi ke bulan.

“Ini biomimikri. Pola ini membantu ban mengangkut beban tanpa menembus pasir terlalu dalam,” ungkap Bridgestone America’s chief technology officer, Nizar Trigui. Demikan dilansir Popular Mechanics.

Karena itu, Bridgestone tidak sendiri mengembangkannya, tetapi bekerja sama dengan Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA).

Ban yang sempat dipamerkan di ajang Consumer Electronics Show beberapa waktu lalu itu dibuat tidaklah mudah. Sebab, ban khusus ini harus mampu menghadapi regolit bulan, mulai dari debu, batu dan puing-puing lainnya pada permukaan bulan.

Dengan begitu, para peneliti dan insinyur yang terlibat proyek ini berharap bahwa teknologi yang dikembangkan mampu menjelajahi bulan dengan aman.

Saat ini, ban khusus perjalanan ke bulan masih dilakukan uji coba dengan cara di tes di jalan bebatuan seperti batu lava yang hancur dan pecahan kaca. Tentu saja pengujian ini dilakukan untuk mencari tau kekurangannya sebelum diluncurkan.

Seperti diketahui, selain Bridgestone dan JAXA, kerjasama ini melibatkan Toyota. Rencananya, pada 2029 nanti mereka akan mendirikan pangkalan di bulan.

 

Herdi Muhardi
Herdi Muhardi

Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.



Berita Terkait



Baca Juga