TIPS

Beli Mobil Bekas Untuk Harian dan Drifting, Ini Syaratnya

30 Aug 2019

OLXer tau nggak sih, kalau olahraga motorsport drifting kini semakin menjamur. Bahkan peminatnya tak hanya para pria, tapi kaum hawa juga menyukai bahkan ingin terjun langsung mengemudi mobil sambil ngepot di jalanan.

Namun di luar tren drifting, ternyata banyak juga yang belum tau dan justru penasaran, sebenarnya mobil seperti apa yang pantas untuk drifting?

Nah, menanggapi hal tersebut salah satu drifter nasional Akbar Rais ikut angkat bicara. Kata dia, memang ada syarat khusus yang harus dipenuhi agar mobil bisa digunakan untuk drifting, yang pasti sesuai standarnya, yaitu penggerak roda belakang atau Rear Wheel Drive (RWD).

“Untuk mobil penggerak depan tidak bisa dipakai drifting, jadi kita harus tahu kendaraan yang tepat sebelum mulai,” jelas Akbar.

Sementara itu, jika OLXer beli mobil bekas dan ingin belajar drifting tapi tetap bisa digunakan untuk harian, tentunya ada yang perlu diperhatikan atau bisa juga dilakukan penggantian.

Mau tau apa saja yang harus dilakukan untuk meracik mobil harian bisa untuk drifting, berikut tips Akbar:

1. Ganti Bushing

Menurut Akbar, ganti bushing perlu dilakukan apabila mobil tersebut berstatus bekas atau memang sudah lama digunakan.

“Karena bushing itu adalah karet, karena karet itu ada umurnya. Meski jika masih bagus, tapi ya make sure ganti aja semua, full depan belakang,” ungkap Akbar.

Perlu dicatat, bushing memang memiliki batas masa pakai. Bisa jadi karena getas atau rusak, maka bushing akan berpengaruh terhadap handling sehingga mempengaruhi juga soal kenyamanannya.

2. Suspensi Coilover

Bagian suspensi mobil standar memang tidak secara penuh dapat menunjang untuk drifting. Karena itu, baik nya diganti menggunakan coilover.

Hal ini dilakukan karena coilover bisa memperhatikan tinggi rendahnya mobil, serta dapat mengatur empuk atau keras sebuah mobil. Dengan begitu, tentu saja OLXer masih bisa merasakan nyaman untuk drifting maupun harian.

3. Gardan Belakang LSD

Bagian yang perlu diganti lainnya adalah gardan belakang Limited Slip Diferential (LSD). Akbar menuturkan, jika menggunakan gardan standar torsi yang diterima roda mobil tidak menyeluruh.

“LSD memang banyak dipakai di negara salju. Jadi, kalau dia slip yang satu lagi bisa ikut muter,” ucapnya.

Dia juga menerangkan garda dengan cara dilas juga bisa dilakukan. Namun jika mobil digunakan untuk harian maka hal itu tidak nyaman. Sebaliknya, jika digunakan untuk harian maka yang terjadi oversteer.

4. Lakukan Tune Up

Seperti mobil pada umumnya, jika ingin melakukan drifting maka mesin harus dilakukan tune up, dan tak lupa melakukan berbagai penggantian mulai dari oli mesin, filter udara, filter oli dan lainnya.

5. Spooring dan Balancing

Akbar mengatakan, Spooring dan Balancing sangat perlu dilakukan agar mobil mudah dikendalikan,  atau membuat setir bergetar sehingga terasa berbelok-belok.

“Spooring balancing juga supaya ban tidak cepat habis, serta handling tetap enak,” terangnya. (Her)