BERITA

Bikin 1 Mobil, Daihatsu Harus Uji Coba 100 Ribu Km Non Stop

15 Oct 2019

OLXer harus tau, mobil yang dijual Daihatsu untuk pasar Indonesia hampir semuanya diproduksi di Sunter, Jakarta dan Karawang, Jawa Barat. Kecuali, Daihatsu Sirion digarap pabrik Daihatsu di Malaysia dengan nama Perodua.

Nah, OLXer juga kudu tau nih, ternyata produk-produk Daihatsu yang dibuat oleh PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dikembangkan langsung tim Research and Development (R&D) yang ada di Tanah Air. Bahkan tim R&D ini rata-rata orang Indonesia.

Menurut Direktur Marketing PT ADM Amelia Tjandra, untuk menguji sebuah mobil baru, Daihatsu harus melakukan pengujian dengan menempuh jarak 100 ribu Kilometer dari siang sampai malam non stop. 

“Tes 100 ribu km, itu mobilnya di kamuflase. Kita hire namanya supir sampai tiga bulan dan tidak pulang-pulang, dari Jakarta sampai Surabaya dari pagi sampai malam, supaya mengejar 100 ribu secepatnya,” ungkap Amel saat ditemui di sela acara New Sigra Media Test Drive di Bandung, Jawa Barat.

Kata Amel, pengujian sebuah mobil Daihatsu dilakukan dari Jakarta-Surabaya, dan sengaja agar mengetahui langsung bagaimana kondisi jalanan serta cuaca di Indonesia.

Jika mobil yang dipasarkan di Indonesia, namun tidak dilakukan pengujian langsung disini, maka kata Amel bukan tak mungkin beberapa bagiannya akan lebih cepat rusak.

“Ada sebuah merek sangat bagus tapi tidak di tes di Indonesia, yang (terjadi) cepat rusak karet-karetnya, baru beberapa lama karetnya getas. Ini karena pengetesan-nya tidak dilakukan di Indonesia,” ujarnya.

“Rasanya apa yang tim R&D lakukan sudah sesuai dengan kondisi jalanan di Indonesia, kita bisa klaim bahwa mobil buatan Daihatsu sesuai dengan Indonesia karena kita lakukan semua yang cocok untuk Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, R&D Design Engineering Executive Coordinator PT ADM, Soni Satriya menyatakan, Daihatsu di Karawang pada dasarnya memiliki Test Course lengkap yang memiliki 24 macam kondisi jalan yang mewakili medan jalanan di Indonesia.

“Pengetesan 100 ribu km sendiri atau equal sama dengan warranty periode. Misalnya, beberapa pengetesan dilakukan dengan kondisi cuaca banjir, kita juga punya fasilitas banjir, kemudian dengan kondisi kemiringan beberapa jenis. Karena dengan kemiringan yang kita simulasikan, kita harapkan sebenarnya seberapa kuat bodi mobil kendaraan itu,” jelas Soni. (Her)