Copied to clipboard!
BMW S 1000 XR

BMW S 1000 XR (Foto: BMW Mototrrad)



MOTOR

BMW S 1000 XR, Pilihan Baru di Kelas Sport Touring

Author : Zainal Abidin

27 Apr 2020


BMW Motorrad Indonesia akhirnya memboyong moge yang diperkenalkan tahun lalu di EICMA 2019, S1000XR. 

Wujud dari motor berkonsep sport touring ini besar, tinggi dan gagah, dengan dukungan tampilan desain lampu depan yang lebih futuristik. 

Dimensi motor ini memiliki panjang motor 2.183 mm dengan lebar 940 mm dan tinggi 1.408 mm dengan jarak sumbu roda 1.894 mm dan berat kosong 206 kilogram, lebih ringan 10 Kg dari pendahulunya. Dengan berat tersebut, rasio antara power dan berat kendaraan menjadi Lebih baik sehingga menambah kelincahan dan handling kendaraan.

Adaptive Headlight Pro menjadi fitur andalan, dimana lampu depannya sudah dilengkapi teknologi LED dan mampu mengikuti arah belok motor. 

Sebagai fitur standar di tipe motor BMW Motorrad adalah layar TFT 6,5 inch yang sangat canggih, ditambah dengan kemampuan terhubung ke smartphone untuk menampilkan beragam informasi seperti navigasi, musik, kontak telepon, pengaturan, dan indikator tentang kondisi kendaraan, serta fitur-fitur modern untuk mendukung saat berkendara.

Kekuatan utama BMW S 1000 XR adalah mesin berkapasitas 999 cc tipe Water/oil-cooled 4-cylinder 4-stroke in-line engine yang diturunkan langsung dari saudaranya S1000RR generasi terbaru tanpa memakai teknologi shiftcam

Tenaga maksimal yang dihasilkan 165 hp pada putaran mesin 11.000 rpm dan torsi maksimum 112 Nm pada putaran mesin 9.250 rpm. 

Seluruh kekuatan tersebut disalurkan melalui sistem transmisi Constant-mesh 6-speed dengan tipe kopling Multiplate clutch in oil bath, anti-hopping clutch, mechanically controlled serta engine management Electronic Injection

Lebih jauh lagi, perpindahan transmisi didukung dengan sistem Gearshift Assistant Pro yang memungkinkan pengendara untuk memindahkan transmisi tanpa menarik tuas kopling. 

Sementara kapasitas tangki bensin sekarang lebih besar dengan kapasitas menampung bahan bakar hingga 20 liter. 

BMW S 1000 XR sudah dibekali dengan supensi Upside-down telescopic fork Ø 46 mm, compression and rebound stage adjustable untuk bagian depan. 

Sementara bagian belakang menggunakan alluminium double-sided swing-arm, central spring strut, electronic preload adjuster, electronic self-adjusting rebound/compression damping (Dynamic ESA Pro). Dynamic ESA (Electronic Suspension Adjustment) Pro, yang  secara otomatis dapat menyesuaikan tingkat peredaman motor saat menggunakan mode suspensi Road dan Dynamic untuk performa dan kenyamanan yang lebih baik. 

Suspensi pada BMW S 1000 XR itu meredam dengan baik getaran-getaran saat motor dipacu dalam kecepatan tinggi dan juga melintasi berbagai kondisi jalan. 

Suspensi tersebut didukung dengan rangka kokoh tetapi flexibel yang disebut Flex-Frame. Rangka tersebut didukung dengan ban berukuran 120/70 ZR 17 pada roda depan dengan lebar velg 3,5 inch dan 190/55 ZR 17 untuk roda belakang dengan lebar velg 6 inch.

Sementara dari sisi pengereman, BMW S 1000 XR dibekali dengan Twin disc brake, Radial 4-piston fixed calipers, diameter 320 mm untuk bagian depan. Sementara bagian belakang menggunakan single disc brake, diameter 265 mm, twin-piston floating calliper. 

Sistem pengereman ABS Pro berfungsi untuk mencegah roda terkunci saat melakukan pengereman ketika menikung dan mengurangi risiko kecelakaan. 

Sistem pengereman juga didukung dengan Dynamic Traction Control (DTC) yang memungkinkan pengendara mengendalikan motor ini di berbagai kondisi berkendara. Dan juga ada fitur HSC Pro (Hill Start Control Pro) yang membantu pengendara untuk start and go ketika motor berhenti pada kondisi jalan menanjak.

Untuk semakin memantapkan fitur keamanan dan keselamatan, juga terdapat Dynamic Brake Control (DBC) yang akan membuang perintah akselerasi jika melakukan pengereman secara mendadak. 

Fitur ini untuk menjaga jarak pemberhentian seminimal mungkin dan mengoptimalkan keamanan berkendara. Fitur keamanan lainnya adalah Engine Drag Torque Control (MSR) yang mencegah roda belakang tergelincir akibat perlambatan mendadak atau downshifting

Motor ini akan menjadi penantang yang cukup diperhitungkan di kelas sport touring 1000cc cocok untuk pengendara motor besar yang suka melakukan perjalanan jauh (touring) dengan karakter berkendara motor sport namun tetap memprioritaskan kenyamanan.

Saat ini harga dari motor tersebut belum diumumkan untuk pasar Indonesia. Masih menunggu pemberitahuan lebih lanjut. (Z)