OLX News Logo
Menu Icon OLX News Logo Search Icon
OLX News Logo Close Icon

Home /  Tips /  Di Rumah Aja, Ban Mobil Harus Lurus Atau Belok?



Di Rumah Aja, Ban Mobil Harus Lurus Atau Belok?

29 Apr 2020

Ilustrasi parkir di rumah. (Imagenet/shutterstock)

Di rumah aja. Itulah yang harus kita lakukan saat ini guna mencegah penularan virus corona yang tengah merebak di Indonesia dan juga dunia. 

Nah, karena lagi di rumah aja pasti OLXer pernah dengar kalau saat parkir mobil khususnya dengan waktu yang sangat lama tidak boleh posisi ban miring apalagi berbelok.

Ehm, kira-kira kenapa yah alasannya?

Pada dasarnya ban berbelok atau lurus karena digerakan menggunakan lingkar kemudi atau setir. Nah, lingkar kemudi ini yang memiliki peran khususnya untuk mobil dengan power steering hidraulis.

“Pertama, untuk safety. Supaya saat setelah starter kendaraan bisa langsung jalan dalam keadaan posisi steer lurus,” ucap  Service Manager Plaza Toyota, Parman Suanda Parman dalam pesan tertulis, Rabu (29/4/2020).

Kedua, lanjut Parman, kendaraan dengan posisi setir belok, maka ketika di starter, yang terjadi adalah tekanan minyak power steering akan menjadi maksimal, sehingga mempercepat kerusakan pada hose power steering.

Nah, jika bagian hose power steering rusak, maka biaya untuk melakukan perbaikan cukup mahal. 

“Sebagai contoh, Toyota Camry 2010 high hose power steering harganya Rp 2.4 juta dan Steering rack assy 17 juta an,” ucapnya.

Lain halnya dengan mobil-mobil saat ini yang sudah dilengkapi fitur Electric Power Steering (EPS). Adapun EPS dan power steering hidraulis sama-sama dapat meringankan putaran kemudi saat kendaraan belum berjalan atau berjalan dalam kecepatan rendah. 

Hanya saja dengan EPS, untuk menggerakan lingkar kemudi mendapatkan bantuan dari perangkat motor listrik. Motor EPS juga  mengandalkan tegangan dari accu untuk memutar motor EPS.

Lain halnya dengan sedangkan power steering hidraulis menggunakan putaran mesin melalui v-belt untuk menggerakkan pompa agar menghasilkan minyak power steering bertekanan tinggi yang nantinya diteruskan ke rack steer yang tersambung langsung dengan roda kedua sisi, sehingga saat kita memutar kemudi akan terasa ringan.

Dengan adanya EPS, maka tidak ada pompa yang digerakkan oleh mesin. Secara otomatis beban mesin berkurang sehingga konsumsi bahan bakar akan lebih efisien. Apabila EPS bermasalah, diagnosa bisa terlihat dari indikator malfungsi (bentuk kemudi dilengkapi tanda seru). 

Alasan Ban Berbelok

Adapun ban mobil wajib lurus akan sangat memudahkan untuk dipindahkan ketika parkir secara paralel. 

Sedangkan posisi ban berbelok itu sah-sah saja, asalkan tidak didiamkan sangat lama. Selain itu, ban berbelok saat parkir akan sangat berguna ketika kondisi jalan menanjak atau menurun.

Ya, ini dilakukan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti rem tangan bermasalah karena menahan bobot kendaraan sehingga mobil mundur atau maju sendirinya.

Nah, apabila ban sengaja dibelokkan ke arah trotoar, maka mencegah mobil meluncur hingga sangat membahayakan. Oleh karena itu, jika parkir di tanjakan atau turunan baiknya ban diarahkan ke trotoar. 

 

Herdi Muhardi
Herdi Muhardi

Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.



Berita Terkait



Baca Juga