OLX News Logo
Menu Icon OLX News Logo Search Icon
OLX News Logo Close Icon

Home /  Tips /  Driver Wajib Tahu, Ini Trik Ketika Mengemudi di Dekat Truk



Driver Wajib Tahu, Ini Trik Ketika Mengemudi di Dekat Truk

04 Dec 2020

Ilustrasi mengemudi di belakang truk. (shutterstock)

Tidak semua orang yang memiliki nyali yang besar ketika mengemudi di jalan raya. Termasuk ketika melalui jalur yang banyak dilalui kendaraan berat seperti truk dan bus.

Pasalnya, truk dan bus yang memiliki dimensi cukup besar kerap kali terlibat kecelakaan lalu, entah karena alasan visibilitas terbatas, atau membawa beban banyak, hingga akhirnya sistem pengereman bermasalah seperti rem blong.

Tentu saja, peristiwa kecelakaan yang melibatkan truk dan bus ini kerap juga memakan korban. Padahal, kasus seperti ini sudah seharusnya ditangani pemerintah dengan baik dan benar.

Selain itu, kita sebagai pengendara juga sudah seharusnya dapat menghindari, dengan menerapkan kaidah atau karakter dari truk atau bus yang memiliki banyak keterbatasan sehingga dapat dicegah.

Berdasarkan keterangan tertulis Auto2000, dari semua masalah pada truk saat terjadi kecelakaan, biasanya hal ini dipicu karena dimensi truk yang besar membuatnya tidak bisa tergesa-gesa dan butuh ruang gerak yang luas ketika bergerak. Namun sebaliknya, oknum pengemudi truk juga sering kali mengemudi ngebut dan ugal-ugalan di jalanan sempit.

Selain itu, posisi duduk pengemudi yang tinggi dan pandangan ke belakang yang terhalang bodi membuat sopir truk memiliki blind spot atau area di sekitar kendaraan yang tidak terpantau oleh mata pengemudi. Bobot truk, apalagi bila dipenuhi muatan, sangat besar sehingga tidak mudah baginya untuk melakukan pengereman darurat.

Lantas bagaimana caranya jika mesti berhadapan atau berkendara bersama truk di jalan?

1. Jaga Jarak Aman

Jangan mengikuti truk terlalu dekat karena mobil tidak terlihat oleh sopirnya. Selain itu, karena terlalu dekat membuat tidak memiliki ruang cukup untuk mengintip jalur dari arah berlawanan akibat tertutup bodi truk.

Jaga jarak aman membuat bisa mengantisipasi pergerakan truk, seperti bila tetiba truk tersebut mengerem mendadak atau tidak kuat menanjak.

Menjaga jarak aman bukan sekadar memberi ruang gerak bagi truk, namun juga membuat mobil mudah terlihat oleh sopir truk. Semakin dekat jarak mobil dengan truk, semakin sulit sopir truk mengawasi mobil. Makanya, jaga jarak aman dan pastikan tidak melakukan manuver yang membuat kendaraan tidak terlihat oleh pengemudi truk.

2. Berikan Tanda atau Isyarat

Berikan tanda saat ingin mendahului truk, bisa dengan lampu dim atau klakson. Dengan begitu, pengemudi truk dapat menyadari keberadaan mobil dan menjaga kewaspadaannya.

3. Berikan Ruang yang Cukup

Saat menyalip, pastikan ada ruang yang cukup antara truk tersebut dengan mobil di depannya. Kalau jaraknya terlalu dekat, jangan memaksakan diri untuk masuk antara keduanya. Situasi ini akan membuat mobil berada di blind spot truk dan sangat berbahaya jika mobil di depan melakukan pengereman.

4. Perhatikan Manuver Truk

Jangan segan-segan memberikan ruang bila truk di depan memberi isyarat untuk melakukan manuver, seperti berbelok, putar arah, atau parkir. Hentikan kendaraan dan tunggu sampai posisi truk benar-benar aman.

Apalagi kalau mobil berada di sisi dalam radius manuver truk tersebut. Perpaduan antara bodi besar dan blind spot akan membuat mobil terancam bahaya jika tidak sabar menunggu.

5. Truk Punya Keterbatasan

Halangan lain yang harus dipahami dari truk adalah daya pengereman yang terbatas. Kian dipersulit saat truk dijejali beban penuh sehingga butuh jarak lebih jauh untuk berhenti.

Oleh karena itu, jangan paksakan mobil berada terlalu dekat dengan truk dan berikan ruang yang cukup untuk manuver.

 

Herdi Muhardi
Herdi Muhardi

None



Berita Terkait



Baca Juga