Copied to clipboard!
Motor Listrik Gesits

Tandatangan Jokowi di motor listrik Gesits (Foto: minews)



MOTOR

Edan! Motor Listrik Bertandatangan Jokowi Laku 2,5 Miliar Rupiah

Author : Zainal Abidin

18 May 2020


Gesits merupakan merek motor listrik yang 100 persen merupakan produksi dalam negeri. Motor ini pertama kali diperkenalkan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) tahun lalu di Jakarta.

Spesifikasi Gesits juga bukan asal diproduksi saja. Motor ini mengadopsi permanent magnet synchronous motor 2kW rated, 5kW peak, dengan tenaga puncak 5kW di 3.600 rpm, dan torsi maksimal 30 Nm pada 0-2.125 rpm.

Motor listrik Gesits kembali bikin heboh setelah dalam konser "Berbagi Kasih Bersama Bimbo" Minggu, 17 Mei 2020 lalu terjual dengan harga cukup fantastis.

Dalam konser amal yang digelar MPR RI bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Gesits ‘spesial’ tersebut berhasil dilelang dengan harga Rp 2,55 miliar.

Disebut ‘spesial’ karena motor Gesits yang satu ini sudah dibubuhkan tandatangan Presiden Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi.

Hasil penjualan itu nantinya akan disumbangkan kepada korban dan masyarakat terkena dampak COVID-19.

Lelang Berjalan Alot

Proses lelang motor listrik Gesits berjalan cukup alot. Dipandu oleh Choky Sitohang dan Andy F. Noya, konser amal sekaligus acara lelang mendapat antusiasme cukup tinggi dari masyarakat.

Meski digelar dengan cara yang sederhana, namun hasilnya sungguh luar biasa.

"Cara lelang silahkan telepon sebutkan nama kemudian verifikasi, kemudian sebutkan jumlah yang akan di bid. Terus siapa pun pemenangnya transfer duitnya," kata juru lelang saat  membuka lelang.

Beberapa selebritis yang dilibatkan untuk menerima telpon dari peserta lelang nampak kewalahan menerima panggilan telpon yang masuk. 

Harga dibuka mulai dari Rp 700 juta oleh penelpon pertama. Kemudian bid peserta lelang terus naik hingga mencapai angka Rp 1,5 miliar.

Sampai pada akhirnya, seorang warga asal Jambi bernama M. Nuh menaikkan penawarannya di angka Rp 2.550.000.000, sekaligus menutup acara lelang.

"Kami harus ambil keputusan kepada siapa motor listrik buatan anak negeri bertanda tangan presiden Jokowi ini kami lepas," ujar Choky Sitohang sebelum menutup lelang karena tidak ada lagi peserta yang menawar di atas harga tersebut.