Copied to clipboard!

Ilustrasi ban akan hendak ditambal. (Shutterstock)



TIPS

Fakta-fakta yang Perlu Diketahui Jika Ban Ditambal

Author : Herdi Muhardi

26 Oct 2020


Pengendara mobil atau sepeda motor pasti pernah merasakan masalah berupa ban bocor. Hal ini karena tertusuk benda tajam yang tidak disengaja atau ada oknum jahil yang mencari keuntungan semata.

Tentu saja jika mengalami ban bocor cara mujarab untuk mengobatinya dengan cara dilakukan penambalan. Untuk cara penambalan, biasanya ban diisi angin terlebih dahulu, kemudian dioles permukaan ban.

Nah, saat penambalan, ban yang berlubang biasanya akan terlihat lantaran adanya busa-busa sabun yang banyak karena tertiup tekanan angin dalam ban. Jika sudah ditemukan permukaan bocor, maka lubang ditutup dengan karet tambalan.

Dengan ban ditambal, setidaknya hal ini akan mengurangi budget pengeluaran. Hanya saja, jika ban memang sudah aus, sebaiknya diganti demi keamanan dan keselamatan.

Nah, bicara soal ban sudah ditambal, berikut beberapa fakta yang mesti OLXer ketahui:

1. Berapa lama usia pakai ban yang sudah ditambal?

Umur ban yang sudah ditambal tergantung si penambal dan juga pemilik kendaraan. Jika si penambal mahir, bukan tak mungkin usia bannya akan cukup lama masa pakainya.

Tapi balik lagi, jika si pemilik mobil atau sepeda motor kerap melewati jalanan yang kurang tepat maka bukan tak mungkin ban akan kembali mengalami masalah.

2. Amankan ban yang sudah ditambal digunakan?

Perlu dicatat, demi keselamatan ban sudah ditambal akan jauh lebih baik dan aman jika dibandingkan dengan ban kempes. Sebab, ban kempes akan lebih sulit dikendalikan, sehingga membuat OLXer tidak nyaman sepanjang perjalanan.

Selain itu, jika ban kempes karena bocor dan dipaksakan melaju, maka bukan tak mungkin akan merusak pada bagian pelek dan tarikan mobil menjadi berat, sehingga berpotensi menjadi boros bahan bakar.

Adapun Jika OLXer doyan kebut-kebutan, maka ban akan lebih cepat aus. Oleh karena itu, sebaiknya ganti ban dengan yang baru.

3.Berapa kali sebuah ban ditambal?

Tidak ada kaidah pasti. Hanya saja, setidaknya ban yang sudah pernah ditambal disarankan tidak dilakukan lebih dari tiga sampai lima kali. Selain itu, tidak boleh menambal ban yang berdekatan dengan area yang sudah pernah ditambal.

Kenapa? Karena dikhawatirkan akan terjadi tumpang tindih yang justru membuat ban menjadi lebih bermasalah.

4. Bisakah dinding ban ditambal?

Jika dibilang bisa, tentu bisa saja. Hanya saja menambal pada bagian samping atau dinding ban sangat tidak disarankan bahkan sebaiknya jangan dilakukan. Hal ini karena dikhawatirkan terkena struktur ban, sehingga tidak kuat dan cukup tahan lama.

Pada dasarnya dinding ban yang memiliki benang, jika putus dan ditambal, maka akan menjadi tidak kuat ketika menahan bobot kendaraan.