OLX News Logo
Menu Icon OLX News Logo Search Icon
OLX News Logo Close Icon

Home /  Berita /  Gaikindo : Kendaraan Listrik di Indonesia Masih Mahal, Harusnya Berapa?



Gaikindo : Kendaraan Listrik di Indonesia Masih Mahal, Harusnya Berapa?

28 Nov 2020

Ilustrasi baterai mobil listrik.

Mobil listrik kini semakin menjadi perbincangan dikancah otomotif nasional. Hal ini karena dalam beberapa waktu yang berdekatan telah ada mobil listrik  meluncur di Indonesia yaitu Hyundai Ioniq dan Kona, serta Lexus UX300e.

Meski tergolong mobil yang ramah lingkungan karena tidak mengeluarkan emisi seperti kendaraan berbahan bakar minyak, namun harga mobil listrik dianggap masih belum terkangkau.

Hal inipun diakui Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Kukuh Kumara, saat acara webinar Kendaraan Bermotor Menggunakan Penggerak Listrik yang diadakan Kementerian Perhubungan.

“Bahwa saat ini memang kendaraan-kendaraan listrik relatif mahal, yang paling murah pun harganya masih dikisaran Rp 600 jutaan,” ungkap Kukuh.

Sebaliknya, menurut Kukuh, mayoritas masyarakat Indonesia yang memiliki sebuah mobil, setidaknya lebih dari 60 persen membelinya dengan harga kurang dari Rp 300 juta. 

Artinya, harga mobil dengan range harga maksimal Rp 300 jutaan jadi pasar paling gemuk untuk menjadi incaran konsumen di Tanah Air, bukan mobil-mobil di atas Rp 500 jutaan.

Kendati demikian, Kukuh menyadari bahwasanya yang membuat harga mobil listrik menjadi mahal tak lain karena masalah baterai, dimana harga sebuah baterai saat ini dibanderol 50 persen atau setengah dari harga sebuah mobil listrik itu sendiri.

“Dan itu menjadi tantangan bagi industri kendaraan bermotor untuk memperkenalkan kendaraan listrik, dan bagaimana mereka bisa menurunkan harga jualnya,” jelas Kukuh.

Nah, OLXer kira-kira kalau mobil listrik harganya kurang dari Rp 300 jutaa mau beli nggak?

 

Herdi Muhardi
Herdi Muhardi

None



Berita Terkait



Baca Juga