OLX News Logo
Menu Icon OLX News Logo Search Icon
OLX News Logo Close Icon

Home /  Tips /  Hal yang Harus Dipersiapkan Pengemudi Jika Ingin Bepergian Saat Cuaca Buruk



Hal yang Harus Dipersiapkan Pengemudi Jika Ingin Bepergian Saat Cuaca Buruk

29 Dec 2020

Ilustrasi kondisi visibilitas terganggu karena hujan menempel dan menghalangi kaca jendela. (istimewa)

Kondisi hujan lebat ditambah angin kencang tentu saja akan sangat berbahaya, terlebih bagi mereka yang sedang mengemudi mobil maupun sepeda motor. Jika memang tak ingin mengambil resiko, sebaiknya batalkan atau tunda perjalanan untuk mengurangi resiko.

Akan tetapi, jika memang krusial dan harus pergi, kali ini Instruktur Safety Driving Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, memberikan beberapa tips yang harus dipersiapkan pengemudi agar bisa diimplementasikan.

“Persiapan fisik dan mental dari pengemudi, pastikan dalam kondisi fit untuk mengemudi di cuaca buruk, urungkan mengemudi kalau memang salah satu organ tubuh yang tidak dapat berfungsi normal,” ungkap Sony dalam keterangannya.

Sony juga menyatakan, sebelum ingin pergi mengemudi, sebaiknya cek kendaraan secara detail dan mandiri, dan utamakan bagian-bagian dari kendaraan yang dapat menunjang pengemudi dalam mengemudi di cuaca buruk.

Nah, mau tahu apa saja bagian mobil yang perlu diperhatikan? Berikut ulasannya:

1.  Wiper & air wiper

Apabila sudah tidak dapat maksimal menyapu air di permukaan kaca, jangan ditunda dan segera ganti dengan yang baru, sekalipun fisiknya masih bagus tetapi kualitasnya sudah jelek. Karena saat hujan lebat pengemudi membutuhkan visibilitas yang baik apalagi saat malam hari.

2.  Lampu lampu

Sebuah mobil memiliki beberapa lampu. Jika kondisi cuaca memang buruk pastikan lampu bagian depan dan belakang berfungsi normal, karena lampu-lampu tersebut sangat membantu dalam berkomunikasi dan pengendara lain juga dapat jelas melihat keberadaan kita.

3.  Ban

Ban yang terpasang, tekanan anginnya harus sesuai dengan tire placard serta telapaknya sesuai dengan kebutuhan. Telapak dan tekanan angin yang tidak sesuai dapat menyebabkan kendaraan mudah selip.

4.  Rem

Rem pada kendaraan dalam kondisi cuaca buruk haruslah mumpuni, agar tetap mampu memperpendek jarak berhenti dan minim menimbulkan gejala selip.

5.  Check Fitur keselamatan

Beberapa mobil terkini sudah dilengkapi fitur keselamatan. Ya, fitur keselamatan bisa digunakan sebagai penunjang kestabilan pada kendaraan seperti ABS, EBD, BA, ESC dan  Camera 360 dan lainnya. Fitur-fitur ini tidak hanya terpasang tapi harus berfungsi normal.

Saat berkendara/driving di cuaca buruk, ingat kendali kendaraan 100 persen ada pada pengemudinya, pastikan siap berkendara dan kuasai fitur-fitur dari kendaraan. Mengemudi membutuhkan Strategi dan Jurus dalam mengantisipasi kondisi-kondisi cuaca buruk atau Anticipation Driving, dan ini mutlak harus dimiliki seorang pengemudi.

 

Herdi Muhardi
Herdi Muhardi

Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.



Berita Terkait



Baca Juga