Copied to clipboard!

Mobil listrik Hyundai Ioniq dan Kona sangat mudah untuk melakukan pengisian daya baterai, lantaran sudah dilengkapi portable charger dan steker listrik umum di Indonesia sehingga semudah mengecas baterai smartphone.



MOBIL BARU

Hyundai Ioniq dan Kona Mobil Listrik Paling Terjangkau

Author : Herdi Muhardi

17 Nov 2020


PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) selaku agen pemegang merek mobil Hyundai di Tanah Air membuka lembaran baru di kancah otomotif nasional yang ditandai dengan meluncurkan mobil listrik murni atau battery electric vehicle (BEV)

Adalah Hyundai Ioniq dan Kona electric kini siap merebut hati konsumen dengan berbagai kelebihan yang tak dimiliki mobil-mobil konvensional berbahan bakar minyak.

Nah, menurut Managing Director PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Makmur selain ramah lingkungan, mobil listrik Hyundai Ioniq dan Kona juga tergolong lebih hemat dalam hal biaya operasional dibandingkan mobil konvensional.

“Disisi pemakaiannya lebih hemat bisa 4-5 kali lebih efisien daripada gasoline (mesin bensin),” ungkap Makmur.

Adapun angka lebih hemat empat kali dari mobil konvensional ,maka jika diasumsikan rata-rata konsumsi bahan bakar 10 km per liter liter dikalikan harga bahan bakar Rp 9.000 liter dan tarif listrik sendiri Rp 1,467,28 per kWh.

Lama pengisian daya

Sementara itu, Product Expert PT HMID Bonar Pakpahan menjabarkan, mobil listrik Hyundai Ioniq dan Hyundai Kona sangat mudah untuk melakukan pengisian daya baterai, lantaran sudah dilengkapi portable charger dan steker listrik umum di Indonesia sehingga semudah mengecas baterai smartphone.

"Untuk Ioniq Electric berdasarkan data pengecasan itu membutuhkan waktu kurang lebih 17 jam 30 menit (dari nol sampai 100 persen) dengan menggunakan portable charger yang dihubungkan ke steker rumah," kata Bonar.

Lain halnya dengan Hyundai Kona, pengisian baterainya dari nol sampai 100 persen lebih lama yaitu mencapai 19 jam. Perbedaan ini sangat wajar, mengingat Hyundai Ioniq kapasitas baterainya hanya 38.3 kWH, sedangkan Hyundai Kona mencapai 39,2 kWh.

Jika ingin lebih cepat, bisa juga menggunakan AC Wall Mount Charging (dijual terpisah) berdaya 7,2 kWh yang mampu mengisi daya Hyundai Ioniq hanya enam jam lima menit dan untuk Hyundai Kona  selama enam jam 10 menit.

Namun begitu, pengisi daya baterai pada kedua mobil ini bisa lebih cepat lagi jika menggunakan DC fast charging yang terdapat pada Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), yaitu dari 0-80 persen dayanya bisa dicapai dalam waktu 57 menit dengan pengisian cepat berdaya 50 kW.

Oia, dengan baterai terisi penuh Hyundai Ioniq bisa menempuh jarak sejauh 311 km sedangkan untuk Hyundai Kona mencapai 289 km.

Menyoal daya yang bisa disedot mobil listrik, tentunya konsumen juga harus mempertimbangkan terlebih dahulu kelistrikan di rumah.

Jika melihat harga mobil listrik ini, bisa disebut paling terjangkau, dimana Hyundai Ioniq tipe Prime dibanderol Rp 624,8 juta dan tipe Signature dijual Rp 664,8 juta. Sedangkan Hyundai Kona hanya ada satu varian dijual Rp 674,8 juta.

Nah, OLXer mau tahu simulasi konsumsi listriknya, lihat di bawah ini.

Konsumsi Listrik Hyundai Ioniq

Simulasi konsimsi listrik Hyundai Ioniq
Simulasi konsumsi listrik Hyundai Ioniq

Konsumsi Listrik Hyundai Kona

Simulasi konsimsi listrik Hyundai Kona
Simulasi konsumsi listrik Hyundai Kona