OLX News Logo
Menu Icon OLX News Logo Search Icon
OLX News Logo Close Icon

Home /  Mobil Baru /  Ingin Bisnis Transportasi, Hino Punya R260 Dengan Fitur Air Suspension



Ingin Bisnis Transportasi, Hino Punya R260 Dengan Fitur Air Suspension

07 Apr 2021

Ilustrasi sasis Hino R260 Air Suspension. (Hino)

Tidak hanya sektor logistic, bisnis transportasi di tengah pandemic Covid-19 diharapkan kembali mengalami peningkatan. Apalagi, vaksin sudah disebar, serta salah satu syarat untuk dapat bepergian yaitu wajib membawa surat rapid test antigen atau tes GeNose C19, maksimal digunakan dalam kurun waktu 3x24 jam sebagai bukti bebas Covid-19.

Nah, adanya regulasi ini mungkin jadi kesempatan bagi bisnis transportasi khususnya sejenis bus untuk kembali bergerak maju. Hal ini pula dimanfaatkan PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) yang meluncurkan bus Hino R260 AS (Air Suspension) yang mampu meningkatkan kenyamanan di dalamnya saat bus melaju. 

Sebagai bukti ketangguhan busnya, President Director HMSI, Masato Uchida, mengatakan, bahwa Hino R260 AS sudah banyak digunakan perusahaan otobus untuk menjalankan bisnis transportasi. 

 “Produk ini merupakan kolaborasi pengembangan antara Hino dan Adiputro, dimana proses produksi air suspension dan quality control-nya telah disesuaikan dengan standar Hino,” ungkap Uchida dalam keterangannya. 

Hino R260 AS
Ilustrasi Hino R260 AS

Adapun sebagai market leader, kata Uchida, dengan keberadaan Hino R260 AS, maka semakin memperlengkap jajaran line up bus yang terkenal kuat, bertenaga dan memiliki biaya operasional yang efisien termasuk suku cadang yang terjangkau.

“Tentunya hal ini menjadi nilai tambah untuk bisnis para pengusaha otobus,” sambung Uchida.

Sementara itu, COO Director HMSI, Santiko Wardoyo mengatakan, bahwa Hino Bus R 260 AS memiliki tingkat kenyamanan dan keamanan yang tinggi, serta tidak mengurangi performa saat melaju. 

“Terutama dalam perjalanan jarak jauh ," ujar Santiko.

Adapun beberapa hal yang membuat Hino R260 AS ini perlu menjadi armada transportasi umum, tak lain karena memiliki beberapa kelebihan, antara lain:

Pertama, Hino Bus R 260 AS yang termasuk big bus dibekali mesin tangguh yang mampu menghasilkan tenaga 260 PS dan torsi 76 kgm / 1.500-rpm yang dialirkan melewati transmisi 6-percepatan. 

Kedua, sesuai dengan nama belakang AS atau Air Suspension, kelebihan utama bus ini terletak pada sistem suspensi yang sudah menggunakan Wide air suspension, sehingga menjawab kebutuhan konsumen terhadap transportasi yang nyaman bagi penumpang dan terutama untuk jarak tempuh yang jauh. 

Ketiga, dengan disematkan air suspension pada Hino Bus R 260 AS, maka menghasilkan peredaman getaran yang lebih baik karena menggunakan udara sebagai fluidanya sehingga mengurangi kebisingan dan getaran dan menambah kenyamanan selama perjalanan.

Keempat, Hino Bus R 260 AS dilengkapi dengan Leveling valve untuk menyamakan ketinggian air bagian kiri dan kanan, sehingga membuat operasional kendaraan dapat lebih stabil dan nyaman. 

Kelima, bus ini turut dilengkapi dengan switch pengatur ketinggian Height leveling valve air bag yang berfungsi untuk mengatur ketinggian air bag secara elektrikal pada kendaraan agar bumper depan dan belakang tidak terbentur jalan.

Keenam, perlu dicatat, Hino Bus R 260 AS dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan transportasi seperti armada antar kota antar propinsi, transportasi dalam kota, pariwisata, dan antar jemput karyawan karena bus ini memiliki kapasitas hingga 56 tempat duduk.

Nah, itulah beberapa kehebatan Hino Bus R 260 AS yang cocok untuk dipakai saat bepergian jarak jauh dengan menggunakan bus.

Di atas kertas, Hino Bus R 260 AS yang memiliki mesin 7.684cc ini dilengkapi 4 stroke engine, turbocharger, intercooler, yang mampu menghasilkan daya 260 Ps pada 2.500 rpm dan torsi 76 kg.m pada 1.500 rpm. Dengan mesin tersebut, bus ini mampu melaju hingga 116 km per jam.

 

Herdi Muhardi
Herdi Muhardi

Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.



Berita Terkait



Baca Juga