Copied to clipboard!

Ilustrasi pengendara sepeda motor. (NTMC Polri)



TIPS

Ini Alasan Masker Buff Untuk Motor Tidak Memenuhi Syarat Untuk Pencegahan Covid-19

Author : Herdi Muhardi

05 Oct 2020


Masker buff jadi salah satu atribut yang kerap digunakan para pengendara sepeda motor. Bahkan di masa pandemi Covid-19, masker buff semakin laris dipakai untuk pencegahan penularan virus corona.

Namun OLXer harus tau, jika masker buff dan juga scuba termasuk masker yang tidak disarankan Kementerian Kesehatan dipakai sebagai protokol pencegahan penularan Covid-19.

Bahkan menurut Kementerian Kesehatan melalui Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Achmad Yurianto, meski ada tiga jenis masker yang direkomendasikan, yakni masker N95, masker bedah, dan masker kain. Namun untuk masker kain tidak sesuai standar

''Saya sering mengatakan masker itu ada tiga, pertama masker N95, ini memang sudah standar yang tinggi karena dipakai petugas-petugas kesehatan yang langsung berhadapan dengan virus di laboratorium. Kemudian masker bedah yang biasa dipakai tenaga medis, dan ketiga masker kain,'' ungkap Yuri dalam situs resmi Kemenkes. 

Untuk masker kain, kata Yuri, yang banyak dipakai masyarakat tidak boleh sembarangan dengan kain tipis seperti masker scuba dan buff. Selain itu, penggunaan masker kain setidaknya harus menggunakan bahan yang baik dan benar, serta dibuat minimal dua lapis.

Kenapa harus ada lapisan? Sebab pada lapisan kain bagian dalam masker dapat menyerap cairan dari mulut kita. Sementara kain yang digunakan buff atau scuba dianggap sangat tipis. 

''Tidak ada masker buff atau masker scuba, karena begitu masker tersebut ditarik pori-porinya akan terbuka lebar. Masker tersebut tidak memenuhi syarat,'' ucap Yuri.

Selain itu, ketika menggunakan masker kain, setidaknya dipakai selama maksimal tiga jam. Setelah itu ganti dengan masker yang bersih.Seperti yang kita tahu, Covid-19 menyebar secara cepat melalui percikan droplet baik saat bersin maupun batuk. Memakai masker adalah salah satu cara efektif untuk menahan droplet tersebut menyebar.

Empat Tingkatan Fungsi Masker

Tingkat risiko penularan COVID-19 akan semakin menurun apabila seseorang memakai masker. Berikut ini empat tingkatan  fungsi masker:

Pertama, apabila seseorang yang membawa virus tidak menggunakan masker dan melakukan kontak dekat dengan orang rentan maka kemungkinan penularan mencapai 100 persen.

Kedua, orang yang sakit pakai masker, sementara kelompok rentan tidak memakai masker maka potensi penularan mencapai 70 persen.

Ketiga, orang sakit pakai masker, sementara orang sehat tidak pakai masker maka tingkat penularannya hanya lima persen.

Keempat, jika keduanya pakai masker, maka potensi penularan hanya 1,5 persen.