Copied to clipboard!
Tips Mempertahankan Performa Kendaraan Komersial

Mobil komersial yang mengalami kerusakan di jalan (Foto : Shutterstock)



TIPS

Ini Kunci Utama Mempertahankan Performa Kendaraan Komersial

Author : Zainal Abidin

16 Nov 2020


Sesuai dengan peruntukannya, kendaraan komersial, apapun merek produsennya, tentu didesain sedemikian rupa agar memiliki karakter tangguh dan siap dipakai di medan seberat apapun. 

Hal ini mutlak, karena unit kendaraan komersial sejenis truk ataupun pick up digunakan pemiliknya untuk mencari keuntungan sesuai dengan bisnis pemiliknya.

Tapi bukan berarti semua truk, pick up, atau jenis kendaraan komersial lainnya itu tidak bisa rusak. Istilah orang bengkel untuk kendaraan komersial yang tidak bisa beroperasional karena rusak adalah breakdown.

Untuk menghindari hal tersebut, sangat penting bagi pemilik kendaraan komersial untuk melakukan perawatan berkala.

“Truk juga butuh perawatan berkala. Dimana untuk perawatannya kita bagi dua, pertama ada perawatan harian dan yang kedua perawatan rutin di bengkel resmi,” jelas Thomas A Wijanarka, dari bagian Training Center PT Isuzu Astra Motor Indonesia di acara NGOVID FORWOT bersama Isuzu, Jumat (13/11/2020).

Yang dimaksudkan dengan perawatan harian adalah proses pengecekan kendaraan sebelum dipakai beroperasional. Karena sifatnya perawatan ringan, hal ini bisa dilakukan sendiri oleh pengendara truk.

“Hal-hal yang harus dicek disini adalah posisi bahan bakar, cukup atau tidak jumlahnya. Kemudian untuk mesin bisa dengan melihat apakah ada ceceran oli atau tidak di bawah kolong mobil. Selanjutnya cek juga angin dan cairan radiator cukup atau tidak,” terangnya.

Selanjutnya dijelaskan oleh Thomas, ketika kendaraan selesai beroperasional, pengecekan juga harus terus berlanjut. Khususnya untuk jenis kendaraan komersial yang menggunakan tabung angin (full hybrid atau AOH).

“Salah satu hal yang penting diperhatikan disini adalah soal angin. Setelah masuk pool, tabung angin sebaiknya dikosongkan. Kita tahu bahwa suhu udara kita lembab, kalau ada angin terendap akan menimbulkan air di dalam tabung. Ini kalau dibiarkan ‘ngendon’ terlalu lama akan berakibat rusaknya tangki angin,” tegas Thomas.

Kemudian kategori berikutnya adalah maintenance rutin. Kebutuhan perawatan rutin ini beda-beda, tergantung dari jenisnya. “Contohnya antara Isuzu ELF dan Isuzu GIGA, itu berbeda untuk perawatan. Ada yang dilakukan per 5.000 km, dan ada per 10.000 km,” ungkapnya.

Tapi kembali lagi, ukuran kilometer jarak tempuh tidak bisa jadi patokan, harus dilihat dari beratnya medan yang ditempuh setiap hari. 

“Kalau medan yang ditempuh cukup berat, yang awalnya di 10.000 km harus service, bisa jadi setengahnya. Nah, untuk perawatan di bengkel resmi yang dilakukan adalah penggantian filter dan oli, itu untuk perawatan berkala.”

Untuk melakukan perawatan berkala ini menurutnya, pemilik kendaraan komersial Isuzu tidak perlu khawatir, karena bisa dijadwalkan terlebih dulu. Apalagi prosesnya pun tidak memakan waktu yang lama, kurang lebih berkisar dua jam pengerjaan, pemilik bisa melakukannya di jam istirahat.

Ditambah lagi Isuzu Astra punya layanan Bengkel Isuzu Berjalan (BIB) yang bisa dimanfaatkan konsumen pemilik mobil komersial Isuzu untuk melakukan perawatan on the spot atau di lokasi kendaraan komersial berada.

“Tapi yang terpenting atau kuncinya adalah di perawatan harian. Kalau perawatan hariannya tidak terlalu baik, kerusakan yang harusnya bisa terdeteksi di awal, justru ketahuan di saat kendaraan sudah rusak duluan, akhirnya breakdown-nya bisa lama,” pungkasnya.