KOMUNITAS

Intersport World Stage 2019, Upaya dan Komitmen Untuk Terus Membesarkan Olahraga Drift

03 Dec 2019

Ajang olahraga motorsport jenis drift belakangan memang pamornya sedang menurun. Apalagi kejuaraan nasional atau kejurnas-nya belakangan juga semakin tidak konsisten. Namun ini tidak lantas membuat event drift yang dibuat oleh Gudang Garam Internasional menjadi sepi.

Dikemas dalam konsep besar ‘Driftainment’, Intersport World Stage 2019 tetap ramai dihadiri pengunjung yang memadati arena EDUtown BSD City, Tangerang, selama dua hari pelaksanaannya, 30 November hingga 1 Desember 2019 lalu. 

“Animo masyarakat ternyata sangat besar dan banyak sekali yang hadir di lokasi EDUTown BSD City, Tangerang. Bahkan kalau dilihat dari hari pertama hingga hari kedua, para penonton tidak mau berpindah dari tempat duduk demi menyaksikan driftainment yang sudah kita sajikan bersama para Intersport AR Tim, Diego Higa drifter dari Brazil dan Atsushi Taniguchi drifter dari Jepang,” ujar Zandri Septian Situmorang, Brand Executive Gudang Garam Internasional lewat siaran pers, Minggu (1/12/2019).

Hal ini cukup menjadi sinyal bahwa cabang motorsport yang memeragakan aksi ‘ngesot’ dengan berbagai teknik ini masih diminati masyarakat. “Antusias dari para pecinta drifting ini sangat luar biasa dan diluar prediksi saya bersama tim Intersport,” lanjut Zandri. 

Usai mempertontonkan aksi mobil drift di hadapan penonton, Pro Drifter Internasional asal Jepang, Atsushi Taniguchi juga ikut memberikan komentarnya terkait acara ini. 

“Acara ini bagi saya merupakan acara terbesar pertama bukan hanya di Asia Tenggara tapi juga di Asia,” ucapnya. 

Atsushi Taniguchi bersama Diego Higa sukses menyelesaikan program “Hyper Drive”. Pro Drifter dari AR Team Indonesia juga ikut beradu skill dengan dua bintang tamu tersebut. Diantaranya Akbar Rais, Danny Ferdito, Aria Ramadhan dan Alvito Hardianto, serta Pro Drifter lainnya seperti Muhammad Irdam, Ziko Harnadi, Allen Yong, Lucky Reza, Abdul Aziz dan Rocca J.S.

“Luar biasa dan keren acara ini. Bahkan bagi saya lebih besar dibanding acara drift di Brazil. Para penonton juga sangat terlihat antusias terhadap aksi kami,” sambung Diego Higa.

Dengan hadirnya Intersport World Stage 2019, pihak pelaksana berharap bisa terus membesarkan olahraga drift di Indonesia serta mengembalikan kejayaan olahraga ini tidak hanya di Indonesia tapi juga hingga mancanegara. 

“Selain driftainment, kita juga akan terus membesarkan dan fokus acara seperti ini hingga semakin dikenal oleh dunia,” tutup Zandri. (Z)