TIPS

Jangan Tunggu AC Mobil Rusak, Lakukan Secara Berkala

11 Sep 2019

Air Conditioning (AC) sudah jadi bagian penting pada mobil. Fungsi AC tak lagi sekadar menyejukan ruangan sehingga membuat kabin nyaman, tetapi jika hujan, AC juga mampu menghilangkan embun yang menempel di kaca jendela.

Tapi ada yang OLXer harus tau, jika AC mobil sering digunakan maka bukan tak mungkin lama kelamaan performa akan menurun. Karena itu, agar AC mobil tetap dingin dan berfungsi normal, komponen AC mobil ini ternyata wajib mendapatkan perawatan rutin (berkala) seperti mesin mobil.

Nah, menurut Technical service Departemen PT Denso Sales Indonesia, Joko Pratikno, di Denso perawatan yang wajib diperiksa meliputi fresh service, light service, dan heavy service.

“Pada perawatan fresh service, dilakukan dengan mengganti filter AC kabin dan pembersihan pada blower. Proses ini dilakukan secara rutin setiap 6 bulan sekali atau setiap 10.000 kilometer,” ungkap Joko dalam keterangan tertulis.

Tentu saja perawatan light service lebih lengkapi. Sebab, perawatan fresh service ditambah lagi beberapa perawatan lainnya yaitu berupa penggantian dryer, oli kompresor dan refrigerant.

“Pekerjaan ini akan diulang lagi pada 20.000 kilometer berikutnya atau tiap setahun sekali. Perawatan light service ini juga berguna untuk memeriksa kondisi kompresor AC mobil agar tetap bekerja dengan optimal,” terang Joko.

Seorang mekanik bengkel AC Denso sedang melakukan pengecekan. (Denso)

Sementara untuk heavy service, maka pekerjaan yang dilakukan sudah termasuk fresh service, light service dan ada penggantian expansi depan dan belakang, serta pembersihan evaporator.

Heavy service ini dilakukan setiap kelipatan 40.000 km atau tiap dua tahun sekali. Servis ini sama seperti servis besar pada mesin mobil,” ucapnya.

Sementara itu, menurut Product Manager CoolKars, Santo, biaya perawatan AC mobil terbilang murah jika dibanding dengan repair ketika AC mobil sudah terlanjur rusak atau tidak dingin.

“Sebaiknya perlu ada kesadaran melakukan perawatan AC mobil secara berkala. Biasanya konsumen akan datang ke bengkel jika AC mobil sudah tidak dingin. Kalau sudah begini, biasanya biaya yang dikeluarkan akan banyak,” ujar Santo.

Beda hal jika melakukan perawatan AC secara berkala, biaya perawatan dan penggantian sudah terprediksi.

Adapun untuk fresh service biasanya dibanderol sekitar Rp 165 ribu, kemudian light service sebesar Rp 710 ribu dan heavy service mencapai Rp 1,265 juta. (Her)