Copied to clipboard!

Mobil AMMDes sempat didesain ulang menjadi truk mixer dan dipamerkan di Balai Kartini, Jar Indonesia Modification Expo (IMX),



MODIFIKASI

Kemenperin Tantang Masyarakat Desain Mobil Pedesaan AMMDes

Author : Herdi Muhardi

07 Sep 2020


Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) atau yang akrab disebut mobil pedesaan menjadi sengaja hadir di Indonesia sebagai bagian dari fokus pemerintah dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Ya, mobil pedesaan ini sejatinya mobil yang diluncurkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 ini sudah diproduksi massal oleh PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI). 

Nah bicara soal AMMDes, pemerintah melalui Kementerian Perindustrian yang bekerja sama dengan KMWI dan National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) untuk kembali menggelar kompetisi AMMDes Digimodz mulai 4-28 September 2020.

Menurut Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin, Putu Juli Ardika, AMMDes Digimodz sengaja digelar untuk kedua kalinya karena beberapa karya yang dinilai sesuai dengan kebutuhan di pedesaan, telah diwujudkan ke dalam unit aslinya. 

“Setiap karya modifikasi digital AMMDes yang dikirim peserta nantinya wajib dijelaskan konsepnya, termasuk mengenai informasi aplikasi konsep tersebut akan digunakan untuk apa, dan akan digunakan di daerah mana di Indonesia. Hal ini agar karya yang dibuat tepat guna dan sasaran,” jelas Putu dalam keterangan tertulis, Senin (7/9/2020).

AMMDes Digimodz 2020 kali ini mengusung tema “Born to Inspire” yang diharapkan tetap menjadi saluran inspirasi bagi para desainer digital dalam menuangkan konsep karya sebagai kontribusi yang tepat guna memenuhi kebutuhan masyarakat pedesaan melalui penggunaan AMMDes.

Putu mengatakan,para peserta Kemenperin AMMDes Digimodz dipersilakan untuk melakukan eksplorasi modifikasi digital mengacu pada dua aspek, yaitu :

Pertama, mengenai styling, yakni perubahan desain tampak depan dan belakang AMMDes, perubahan warna, velg, serta penambahan berbagai aksesori. 

Kedua, terkait aplikasi, yakni penambahan aplikasi penunjang produktivitas masyarakat pedesaan.

Sementara itu, Presiden Direktur PT KMWI Reiza Treistanto optimistis, kompetisi ini selain sebagai ajang para desainer Indonesia untuk unjuk kebolehan dan mengasah kemampuan, juga dapat turut mendukung peningkatan produktivitas masyarakat di desa melalui karya-karya yang inovatif dan kompetitif.

“Kemenperin AMMDes Digimodz 2020 yang mengusung tema Born to Inspire ini diharapkan dapat menginspirasi para desainer digital Indonesia untuk terus mendukung produk karya anak bangsa ini menjadi semakin baik dari sisi desain maupun kegunaannya sehingga makin dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat khususnya di pedesaan,” tuturnya.

Periode pengiriman karya kompetisi Kemenperin AMMDes Digimodz – Born to Inspire dimulai pada 4-28 September 2020. Nantinya, pemenang yang terpilih diumumkan saat penyelenggaraan Indonesia Modification Expo (IMX), Hybrid Event pada 10 Oktober 2020.

Kegiatan ini sepenuhnya dilakukan secara online. Peserta yang ingin berpartisipasi cukup mengunduh formulir dan file gambar AMMDes pada laman www.ammdesdigimodz.com. Desain digital AMMDes yang telah dibuat peserta, selanjutnya dikirim ke email ammdesdigimodz@gmail.com.

Kendaraan Pedesaan Multiguna

Sejak kendaraan AMMDes, menurut Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Taufiek Bawazier, alat multifungsi ini bisa membantu hampir semua pekerjaan dan kebutuhan mekanis masyarakat pedesaan. 

“Saat ini, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai lebih dari 40 persen dan diproduksi langsung di dalam negeri,” kata Taufiek.

Beberapa aplikasi AMMDes yang telah diciptakan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat, diantaranya berfungsi sebagai perontok multiguna, pengupas gabah, pemoles beras, pompa irigasi, pengolah kopi, pembangkit listrik, penjernih air, pembuat es, pasca-panen pisang, pengumpan ambulance (ambulance feeder). 

Bahkan, telah dirilis AMMDes dengan aplikasi water tank dan firefighter yang dapat digunakan sebagai fasilitas penyemprot cairan desinfektan. Aplikasi ini dirancang untuk mencegah penyebaran virus corona baru (Covid-19).

“Keberadaan AMMDes terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di berbagai daerah. Hal ini menjadi salah satu wujud nyata implementasi upaya membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa,” papar Taufiek.